
Pantau - PT Kereta Api Indonesia Persero menyalurkan dana Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebesar Rp32.242.893.703 sepanjang tahun 2025 guna memperkuat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan warga.
Penyaluran dana TJSL tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp19.301.522.216.
Peningkatan realisasi TJSL ini mencerminkan fokus KAI pada program-program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat dan sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional.
Seluruh program TJSL KAI dirancang berbasis kebutuhan lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah operasional perusahaan.
KAI menjalankan TJSL melalui pendekatan yang berkelanjutan, terukur, serta relevan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Sepanjang 2025, TJSL KAI dialokasikan ke tiga program utama yang saling terintegrasi dan berorientasi pada dampak jangka panjang.
Tiga program utama tersebut meliputi Program Pengembangan dan Pembinaan UMK, Program Pengembangan Lingkungan, serta Program Community Relations.
Ketiga program tersebut dirancang untuk mendorong penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas sosial, serta membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.
Dalam mendukung kemandirian UMKM, KAI mengembangkan Program MiKA atau Mitra KAI sebagai ekosistem pembinaan usaha berkelanjutan.
MiKA Certified difokuskan pada pemenuhan legalitas usaha seperti NIB, PIRT, sertifikasi halal, BPOM, dan HKI.
MiKA Next Class memberikan pembekalan manajemen keuangan, strategi pemasaran digital, serta pengembangan sumber daya manusia bagi pelaku UMKM.
MiKA Exhibition membuka akses pasar dengan menghadirkan produk UMKM di area bisnis KAI serta pameran berskala nasional.
MiKA Creative Space disediakan sebagai ruang publik untuk menampilkan produk unggulan sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem bisnis kreatif.
MiKA Go Global ditujukan bagi mitra UMKM yang telah berkembang agar mampu menembus pasar internasional.
Program MiKA selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya pada aspek pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Program Pengembangan Lingkungan dijalankan melalui bantuan hibah yang mencakup tujuh sektor utama.
Tujuh sektor tersebut meliputi penanganan korban bencana alam, pendidikan, kesehatan, pelestarian alam, serta penyediaan sarana ibadah.
Sementara itu, Program Community Relations dilaksanakan melalui pendekatan Creating Shared Value yang menekankan manfaat bersama antara perusahaan dan masyarakat.
Community Relations mencakup kegiatan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api serta berbagai kegiatan bakti sosial.
Seluruh rangkaian program TJSL KAI diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap perusahaan.
Program tersebut juga ditujukan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







