Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Ekosistem SPKLU Dinilai Strategis untuk Percepat Target Dekarbonisasi Nasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ekosistem SPKLU Dinilai Strategis untuk Percepat Target Dekarbonisasi Nasional
Foto: (Sumber: Tenaga Ahli Menteri ESDM Satya Hangga Yudha Widya Putra (enam dari kanan) melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Braga, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026). ANTARA/HO-Tim Media Tenaga Ahli Menteri ESDM.)

Pantau - Tenaga Ahli Menteri ESDM, Satya Hangga Yudha Widya Putra, menyatakan bahwa kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang semakin masif dapat mempercepat pencapaian target dekarbonisasi pemerintah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menilai keunggulan utama SPKLU adalah fleksibilitas lokasi karena dapat dibangun di mana saja selama tersedia jaringan listrik, tidak seperti SPBG yang memiliki keterbatasan infrastruktur.

Jawa Barat Jadi Contoh Pertumbuhan Infrastruktur dan Kendaraan Listrik

Hangga memberi apresiasi terhadap kemajuan infrastruktur kelistrikan di Jawa Barat, yang tercatat telah memiliki 33 persen pasokan listrik berbasis Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Pertumbuhan kendaraan listrik di wilayah ini juga terbilang tinggi, dengan kontribusi sebesar 22 persen dari total penjualan listrik nasional berasal dari wilayah kerja PLN UID Jawa Barat.

Menurutnya, “Saya berharap ekosistem ini terus dikembangkan untuk mendukung target dekarbonisasi dan pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen.”

Infrastruktur SPKLU Terus Diperluas

PLN telah mengoperasikan 501 unit SPKLU di 289 titik strategis per Desember 2025, termasuk unit ultra fast charging di rest area Tol Trans-Jawa.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jabar, Krisantus H Setyawan, menyebutkan bahwa penambahan SPKLU merupakan bentuk dukungan nyata PLN terhadap agenda dekarbonisasi.

Selain itu, PLN menyediakan layanan SPKLU Mobile untuk membantu pengguna kendaraan listrik yang kehabisan daya sebelum mencapai stasiun pengisian.

Donna Sinatra, Manajer UP3 PLN Bandung, menyampaikan bahwa hingga akhir 2025 tercatat 400.625 transaksi pengisian daya listrik, dengan total energi 9.481.373 kWh—naik 298 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Inovasi Layanan dan Dorongan terhadap Investasi

PLN juga meluncurkan fitur Antrean SPKLU di aplikasi PLN Mobile, yang memungkinkan pengguna kendaraan listrik untuk mengambil nomor antrean secara digital dan memantau status SPKLU aktif melalui indikator warna.

Kunjungan kerja Hangga juga bertujuan mengidentifikasi hambatan birokrasi yang dapat menghalangi minat investor dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

“Dengan dukungan infrastruktur yang andal dan insentif yang kompetitif, diharapkan masyarakat akan semakin terbiasa menggunakan kendaraan listrik dan transportasi umum bertenaga listrik guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia,” tegasnya.

Penulis :
Gerry Eka