
Pantau - Perum Bulog Cabang Magelang akan menyalurkan sebanyak 280 ribu liter Minyakita secara langsung ke pedagang dan pengecer guna menekan harga agar sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp15.700 per liter.
Pimpinan Cabang Bulog Magelang, Ihsan Sura Adilaga, menyampaikan bahwa penyaluran tahap pertama akan dilakukan pada pekan depan.
"Penyaluran Minyakita tahap pertama kami lakukan pekan depan, dan penyalurannya langsung ke pedagang maupun pengecer", ungkapnya.
Langkah ini diambil untuk memotong alur distribusi yang selama ini menyebabkan harga di tingkat konsumen sering melebihi HET.
Penyaluran akan difokuskan di pasar-pasar tradisional yang berada di lima kabupaten/kota di wilayah eks Keresidenan Kedu, yaitu Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Kebumen.
"Yang kita utamakan penyaluran itu ke pasar-pasar dulu, jika sudah terpenuhi kemudian kita salurkan ke Rumah Pangan Kita (RPK) yang merupakan mitra Bulog", jelas Ihsan.
Harga Dijaga Sesuai Ketentuan, Sanksi Bagi Pelanggar
Bulog menetapkan harga jual Minyakita kepada pedagang sebesar Rp14.500 per liter.
Pedagang diwajibkan untuk menjual Minyakita ke konsumen dengan harga maksimal sesuai HET yaitu Rp15.700 per liter.
" Kami terus edukasi kepada para pedagang agar menjual Minyakita sesuai HET, mereka juga membuat surat pernyataan, namun jika di kemudian hari ditemukan pedagang yang menjual Minyakita di atas HET akan menerima sanksi berupa penghentian pasokan", tegas Ihsan.
Ia berharap penyaluran langsung ini mampu menjaga stabilitas harga minyak goreng menjelang Ramadhan 1447 H.
Selain itu, penyaluran ini juga ditujukan untuk menjamin ketersediaan pasokan minyak goreng di masyarakat selama periode konsumsi meningkat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







