Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Gubernur Pramono Optimistis Bank Jakarta Siap IPO pada 2027, Tiga Inisiatif Strategis Disiapkan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Gubernur Pramono Optimistis Bank Jakarta Siap IPO pada 2027, Tiga Inisiatif Strategis Disiapkan
Foto: (Sumber: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) menyapa warga saat meninjau banjir dan warga terdampak di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi banjir dan pengungsian warga di Rawa Buaya, Jakarta Barat, untuk memastikan kondisi warga terdampak serta menindaklanjuti permintaan masyarakat terkait penanganan banjir. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz.)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan keyakinannya bahwa Bank Jakarta siap melaksanakan initial public offering (IPO) pada tahun 2027, dengan dukungan penguatan budaya kerja, profesionalisme, dan kesiapan fundamental perusahaan.

"Untuk menjadi bank IPO, corporate culture itu harus betul-betul dibentuk dan menjadi bagian inheren dari perusahaan," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan budaya perusahaan menjadi fondasi utama bagi transformasi Bank Jakarta menuju perusahaan terbuka yang profesional dan kompetitif.

Budaya Kerja dan Profesionalisme Jadi Kunci

Menurut Pramono, budaya kerja yang kuat sangat menentukan arah dan kualitas kinerja Bank Jakarta, terutama dalam menghadapi tuntutan transparansi publik dan pasar modal.

Ia juga menekankan pentingnya membangun tim kerja yang solid melalui pendekatan kerja cerdas (work smart), bukan sekadar kerja keras.

"Saya menyarankan karena ini dunia perbankan, tidak perlu terlalu work hard, tetapi harus work smart," ujarnya.

Pramono juga meminta manajemen Bank Jakarta untuk menjunjung tinggi profesionalisme dengan meningkatkan efisiensi serta memangkas birokrasi yang berlebihan.

Menurutnya, birokrasi yang tumbuh dalam entitas bisnis akan menurunkan daya saing dan merusak kepercayaan publik, yang merupakan kunci utama dalam dunia usaha.

Ia berharap Bank Jakarta dapat memperluas basis nasabah secara signifikan dan tidak hanya bergantung pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pemilik.

Tiga Inisiatif Strategis Menuju IPO

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, menyampaikan bahwa manajemen siap menindaklanjuti arahan Gubernur melalui penguatan budaya perusahaan dan persiapan konkret menuju proses IPO.

"Sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental Bank Jakarta dan meningkatkan kepercayaan calon investor, kami menyiapkan tiga inisiatif besar strategis sepanjang 2026," ungkapnya.

Inisiatif strategis pertama adalah pembangunan infrastruktur teknologi informasi yang lebih andal, mencakup:

Pengembangan dua pusat data (data center) modern

Perbaikan sistem inti perbankan

Penguatan sistem keamanan siber

Seluruh proses ini ditargetkan rampung pada September 2026.

Inisiatif kedua adalah pengembangan aplikasi mobile banking generasi baru yang:

Dirancang lebih aman, cepat, dan efisien

Disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Jakarta

Ditargetkan meluncur pada Juni 2026 setelah memenuhi ketentuan regulator

Inisiatif ketiga adalah penguatan portofolio produk dengan mempersiapkan peluncuran Kartu Kredit Bank Jakarta yang diharapkan menjadi sumber pendapatan baru dan melengkapi ekosistem transaksi nasabah.

Penulis :
Gerry Eka