
Pantau - Para penyintas banjir dan longsor berharap aktivitas ekonomi di Pasar Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, terus meningkat hingga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Aktivitas ekonomi di Pasar Pandan mulai berangsur normal setelah sebelumnya terisolasi akibat akses jalan putus saat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.
Salah satu pedagang ikan, Isnawati Matondang, menyampaikan bahwa kondisi pasar pada hari Senin sudah mulai ramai.
Ia mengungkapkan harapannya dengan mengatakan, “Hari ini sudah mulai ramai dan berharap ini terus berlanjut hingga Ramadhan dan Lebaran 1447 Hijriah.”
Sebelum bencana, Isnawati Matondang mengaku mampu menjual ikan sebanyak 60 kilogram hingga 70 kilogram per hari.
Setelah bencana, jumlah ikan yang terjual menurun dan hanya mencapai sekitar 40 kilogram dari pagi hingga sore hari.
Ia menjelaskan kondisi penjualan saat ini dengan mengatakan, “Saat ini dari pagi jualan sampai sore masih di angka 40 kilogram saja yang terjual.”
Pascabencana, Isnawati Matondang terpaksa menghentikan aktivitas berjualan selama tiga pekan dan baru kembali berjualan setelah kondisi mulai memungkinkan.
Ia menambahkan pengalaman awal kembali berdagang dengan mengatakan, “Awal jualan juga tidak terlalu ramai.”
Isnawati Matondang berharap pembukaan akses jalan dan kondisi wilayah yang semakin pulih dapat menarik lebih banyak pembeli dengan menyampaikan, “Mudah-mudahan semakin membaik.”
Selain berdampak pada aktivitas berdagang, bencana juga merusak rumah Isnawati Matondang di kawasan Hanjoran, Kecamatan Pandan, yang sempat terendam lumpur setinggi satu meter.
Ia menyampaikan bahwa dirinya baru bisa kembali berjualan setelah membersihkan rumah dan lingkungan dengan harapan, “Kami baru bisa berjualan setelah membersihkan. Kami berharap jangan ada lagi bencana seperti ini.”
Pedagang ikan lainnya, Rahma Wasita Mendrofa, mengaku baru enam bulan berjualan sebelum bencana terjadi.
Rahma Wasita Mendrofa menyampaikan bahwa bencana berdampak pada kondisi keuangannya karena modal usaha belum kembali dengan mengatakan, “Datang musibah dan ini tentu berdampak karena modal jualan yang belum balik.”
Ia berharap kondisi pasar dan ekonomi dapat kembali pulih agar pendapatan pedagang membaik serta berharap dukungan pemerintah dengan mengatakan, “Kami berharap pemerintah dapat membantu memberikan bantuan modal kepada pedagang yang terdampak bencana ini.”
- Penulis :
- Aditya Yohan








