
Pantau - PT Permodalan Nasional Madani hadir mendukung pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat melalui program Rumah Pangan, Pekarangan Bergizi, dan Lorong Mekaar sebagai strategi ketahanan pangan berbasis komunitas.
Sepanjang tahun 2025, program ketahanan pangan PNM telah menjangkau 1.264 penerima manfaat yang tersebar di 27 titik Rumah Pangan di berbagai wilayah.
Beragam komoditas dibudidayakan oleh nasabah dan komunitas setempat, mulai dari ayam petelur, budidaya ikan, sayuran, hingga buah-buahan.
Program ini dirancang untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi rumah tangga melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara produktif.
Salah satu penerima manfaat adalah ibu-ibu nasabah PNM Mekaar Semarang di wilayah Kopeng yang mengikuti pendampingan melalui Rumah Pangan PNM.
Laksmi, nasabah kelompok budidaya sayur dan ayam petelur, menyampaikan, “Dengan adanya program ini, kami tidak hanya belajar teknik budidaya yang tepat, tetapi juga dapat memanfaatkan hasil panen sayur dan ayam petelur untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Setelah kebutuhan rumah tangga terpenuhi, sebagian hasil panen juga bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga.”
Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary menyampaikan komitmen perusahaan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pendekatan berbasis komunitas.
Dodot Patria Ary menyatakan, “Kami melihat kebutuhan gizi masyarakat sangat penting, dan hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kami terus meningkatkan program-program untuk memberikan kebutuhan gizi masyarakat di desa-desa melalui program Rumah Pangan PNM. Kami berharap setiap penerima manfaat dapat berdaya secara ekonomi dan gizi.”
Data Survey Status Gizi Indonesia 2024 menunjukkan prevalensi stunting nasional pada anak usia bawah lima tahun turun menjadi 19,8 persen namun masih berada di atas target nasional.
Kondisi tersebut mencerminkan ketidakmerataan pemenuhan gizi seimbang di berbagai daerah di Indonesia.
Program Rumah Pangan, Pekarangan Bergizi, dan Lorong Mekaar PNM dinilai mampu menciptakan dampak nyata melalui pemberdayaan berbasis komunitas.
Pendekatan yang memadukan ketersediaan pangan bergizi berbasis lokal, pelatihan teknis, dan peluang ekonomi mendorong perubahan positif dalam kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan gizi seimbang serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
- Penulis :
- Aditya Yohan








