
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada para investor dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah tekanan global yang sedang berlangsung.
"Kepada para investor domestik, mitra internasional, dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh," ungkap Airlangga menyampaikan pesan Presiden Prabowo.
Presiden juga menyatakan komitmen pemerintah dalam mendukung pasar modal Indonesia agar mampu bersaing di kancah global.
"Pemerintah berdiri teguh di belakang pasar keuangan kita dan kami berkomitmen pada iklim investasi yang transparan, adil dan berkelas dunia," ia mengungkapkan.
Tekanan Pasar dan Langkah Pemerintah
Pasar modal Indonesia sebelumnya mengalami tekanan setelah pengumuman review dan rebalancing saham oleh MSCI.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat anjlok dari 8.980,23 pada penutupan Selasa, 27 Januari, menjadi 8.232,20 pada Kamis, 29 Januari 2026.
Namun, IHSG mulai pulih dan ditutup menguat di posisi 8.329,61 pada Jumat, 30 Januari 2026.
Untuk mengurangi dampak negatif dari penurunan tersebut, pemerintah mengumumkan percepatan aturan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) agar bisa diselesaikan tahun ini.
Demutualisasi dinilai krusial untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, dan menghindari benturan kepentingan di pasar keuangan.
"Demutualisasi bursa ini juga akan membuka investasi. Tahapannya itu sebetulnya sudah masuk di dalam Undang-Undang P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan)," jelas Airlangga.
Kebijakan Free Float Saham Diperbarui
Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyesuaikan aturan terkait batas free float saham.
Batas minimal kepemilikan publik dalam saham emiten akan dinaikkan dari 7,5 persen menjadi 15 persen.
Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku pada Februari 2026 sebagai bagian dari reformasi struktur pasar modal Indonesia.
- Penulis :
- Shila Glorya







