Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp16.798 per Dolar AS, Terdampak Nominasi Kevin Warsh sebagai Calon Ketua The Fed oleh Trump

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Rupiah Melemah ke Rp16.798 per Dolar AS, Terdampak Nominasi Kevin Warsh sebagai Calon Ketua The Fed oleh Trump
Foto: Arsip foto - Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Kamis 15/1/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Pantau - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Senin (2/2/2026), turun sebesar 12 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp16.798 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp16.786 per dolar AS.

Nominasi Kevin Warsh Pengaruhi Pasar Uang

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menyatakan bahwa pelemahan rupiah kali ini disebabkan oleh dinamika politik moneter di Amerika Serikat, khususnya menyusul langkah Presiden AS Donald Trump yang menominasikan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve (The Fed).

"Trump menominasikan mantan Gubernur Fed Kevin Warsh sebagai pilihannya untuk menggantikan ketua petahana Jerome Powell di pucuk pimpinan bank sentral," ungkapnya.

Mengutip Anadolu, Trump telah mengumumkan secara resmi bahwa dirinya memilih Warsh sebagai pengganti Jerome Powell, yang masa jabatannya akan berakhir pada Mei 2026.

Kebijakan Suku Bunga Jadi Sorotan

Meskipun dikenal sebagai pendukung kebijakan moneter yang ketat, Kevin Warsh belakangan ini menunjukkan kecenderungan mendukung pandangan Trump terkait pelonggaran suku bunga.

Trump sendiri berulang kali menyuarakan keinginan menunjuk Ketua Fed yang sejalan dengan kebijakan suku bunga rendah.

Saat ini, suku bunga acuan The Fed berada di kisaran 3,5–3,75 persen, namun Trump menyerukan penurunan drastis hingga ke level 1 persen.

"Warsh sebagian besar dianggap setuju dengan seruan Trump untuk menurunkan suku bunga secara tajam. Namun, ia juga dipandang kritis terhadap aktivitas pembelian aset Fed, yang menunjukkan bahwa kebijakan moneter jangka panjang di bawah Warsh mungkin tidak selunak yang diantisipasi pasar pada awalnya," jelas Ibrahim.

JISDOR Juga Melemah

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis Bank Indonesia pada hari yang sama juga menunjukkan pelemahan rupiah, yakni dari Rp16.796 menjadi Rp16.800 per dolar AS.

Penulis :
Arian Mesa