Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Pelni Batam Tambahkan KM Nggapulu untuk Perkuat Armada Angkutan Lebaran 2026 dan Antisipasi Lonjakan Penumpang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pelni Batam Tambahkan KM Nggapulu untuk Perkuat Armada Angkutan Lebaran 2026 dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Foto: (Sumber: Tampak atas dari Kapal Pelni dan penumpang yang sedang memasuki kapal. (ANTARA/HO-Pelni).)

Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni Cabang Batam menambahkan kapal KM Nggapulu untuk memperkuat armada Angkutan Lebaran 2026 guna mengantisipasi lonjakan penumpang dari dan menuju Batam.

Kepala Cabang Pelni Batam Edwin Kurniansyah menyampaikan "Selain KM Kelud direncanakan ada tambahan KM Nggapulu untuk masa Angkutan Lebaran 2026 di Batam," ungkapnya.

Penambahan kapal tersebut juga untuk mendukung operasional rutin KM Kelud yang selama ini melayani rute utama dari dan menuju Batam.

Kapasitas Kapal dan Pengalaman Nataru

Edwin menjelaskan bahwa pada momen Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KM Nggapulu telah dioperasikan di cabang Batam untuk membantu mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang.

Berdasarkan Sertifikat Keselamatan Kapal Penumpang yang berlaku saat ini, KM Kelud memiliki kapasitas normal 2.607 penumpang dan kapasitas dispensasi sebanyak 3.457 penumpang.

Sementara itu, Edwin Kurniansyah menyampaikan "Sementara KM Nggapulu memiliki kapasitas normal 2.138 penumpang dan kapasitas dispensasi 2.955 penumpang," katanya.

Dengan tambahan KM Nggapulu pada Lebaran 2026, Pelni Batam berharap kapasitas angkut penumpang menjadi lebih optimal terutama pada rute padat dari dan menuju Batam.

Diskon Tarif dan Rute Terpadat

Secara nasional, kuota diskon tarif Angkutan Lebaran 2026 mengikuti anggaran pemerintah sebesar Rp42,3 miliar dengan besaran diskon 30 persen dari tarif dasar kelas ekonomi.

Anggaran diskon tersebut berlaku untuk seluruh ruas kapal penumpang Pelni dengan periode keberangkatan yang mendapatkan potongan harga mulai 11 Maret hingga 5 April 2026.

Kebijakan diskon ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 sekaligus menjaga daya beli serta kelancaran transportasi laut di berbagai wilayah Indonesia.

Pada Angkutan Lebaran 2025, rute Batam–Belawan di Sumatera Utara tercatat sebagai lintasan terpadat dengan jumlah penumpang mencapai 25.692 orang.

Edwin Kurniansyah menyampaikan "Sementara rute sebaliknya, Medan-Batam, mencatatkan 21.592 penumpang dan menjadi rute terpadat kedua. Jadi penguatan armada ini turut mendukung kelancaran arus mudik," katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf