
Pantau - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menegaskan kesiapan penuh perusahaan dalam mengawal kelancaran penyeberangan selama angkutan Lebaran 2026 agar berjalan aman dan lancar.
Kesiapan layanan dilakukan melalui penguatan armada, pelabuhan, sistem operasional, serta koordinasi intensif guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan tertib tanpa menghambat distribusi kendaraan maupun logistik.
"Pelayanan optimal menjadi prioritas sehingga pengalaman penyeberangan tetap terjaga selama periode mudik dan balik (Lebaran Idul Fitri 2026)," kata Heru dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Secara nasional, ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 5,8 juta orang atau meningkat 9,4 persen dibanding periode sebelumnya.
Pergerakan kendaraan diperkirakan menembus 1,4 juta unit atau naik 9,3 persen.
ASDP optimistis kesiapan armada dan infrastruktur mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memastikan konektivitas logistik tetap terjaga selama arus mudik dan balik Lebaran.
Lintasan Merak–Bakauheni kembali menjadi barometer kelancaran mobilitas mudik nasional karena menjadi gerbang utama pergerakan masyarakat dan kendaraan antara Pulau Jawa dan Sumatera serta jalur vital distribusi logistik.
Untuk mengantisipasi lonjakan perjalanan, kapasitas layanan disiapkan melalui sistem tiket daring Ferizy dengan kuota awal lintasan Merak–Bakauheni masing-masing lebih dari 1,5 juta tiket penyeberangan.
"Dan jumlah ini masih berpotensi bertambah mendekati periode puncak arus mudik," ucap dia.
Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan, lintasan Merak–Bakauheni diperkirakan akan dilalui sekitar enam juta penumpang.
Untuk menjawab potensi lonjakan, ASDP menyiagakan 75 kapal sesuai pengaturan operasional dan menambah dua dermaga ekspres guna mempercepat proses muat kendaraan tanpa mengabaikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.
ASDP juga menyiagakan 1.197 personel di Merak dan 786 personel di Bakauheni untuk memastikan pengaturan kendaraan, pelayanan penumpang, serta pengawasan keselamatan berjalan maksimal.
Masyarakat diimbau memesan tiket lebih awal melalui Ferizy yang dapat diakses sejak H-60 dengan tiket dikirim melalui WhatsApp maupun email serta menggunakan sistem pembayaran digital agar perjalanan dapat direncanakan lebih pasti dan menghindari antrean panjang.
Pengguna jasa diingatkan agar sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan, melakukan perjalanan sesuai jadwal yang tertera pada tiket, serta memastikan pengisian data dan identitas penumpang dilakukan secara lengkap dan benar.
"Ini untuk mendukung kelancaran proses layanan selama periode angkutan Lebaran," kata Heru.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







