HOME  ⁄  Ekonomi

Kemenhub Gandeng Tujuh Pemda Perkuat SDM Transportasi Perkotaan untuk Atasi Kemacetan dan Polusi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenhub Gandeng Tujuh Pemda Perkuat SDM Transportasi Perkotaan untuk Atasi Kemacetan dan Polusi
Foto: (Sumber : Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub Suharto (kiri) dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPSDMP Kemenhub bersama ketujuh Pemda yang dilaksanakan di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO-Kemenhub..)

Pantau - Kementerian Perhubungan menggandeng tujuh pemerintah daerah untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) transportasi perkotaan melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi guna mendukung mobilitas yang aman dan efisien, Selasa (21/4/2026).

Kerja Sama Penguatan SDM Transportasi

Kerja sama ini dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub dengan tujuh pemda di Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.

Tujuh daerah tersebut meliputi Kota Kendari, Makassar, serta Kabupaten Banggai, Kolaka Timur, Buton Tengah, Konawe Selatan, dan Muna.

“SDM yang kompeten untuk mengurusi dan meminimalkan permasalahan-permasalahan transportasi yang terjadi,” ungkap Kepala BPSDMP Kemenhub Suharto.

Ia menegaskan penguatan SDM menjadi penting mengingat berbagai persoalan transportasi seperti kemacetan, lemahnya integrasi antarmoda, tingginya biaya logistik, hingga polusi udara terus meningkat.

Tantangan dan Komitmen Pemerintah

Suharto mengungkapkan hasil survei tahun 2018 menunjukkan jumlah pejabat yang menangani transportasi di daerah hanya 8,18 persen dari kebutuhan.

“Sehingga permasalahan-permasalahan yang muncul tidak terselesaikan dengan tuntas dan cepat. Itulah cikal bakal kenapa kami menyelenggarakan sekolah-sekolah pola pembibitan,” jelasnya.

Ia menambahkan pembangunan transportasi tidak dapat dilakukan pemerintah pusat saja, melainkan membutuhkan sinergi kuat dengan pemerintah daerah karena sistem transportasi saling terhubung lintas wilayah.

“Kami berkomitmen untuk membangun transportasi yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, dimana dari delapan Asta Cita, lima diantaranya terkait dengan masalah transportasi, yang menjadi urat nadi dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Langkah ini diharapkan mampu mencetak SDM unggul berbasis daerah yang dapat mengelola sistem transportasi secara profesional dan berkelanjutan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf