
Pantau - IHSG ditutup menguat 97,96 poin atau 1,19 persen ke posisi 8.310,23 pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 17.05 WIB seiring ekspektasi pelaku pasar bahwa kondisi ekonomi dalam negeri masih tetap solid.
Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia menguat sepanjang perdagangan dan bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi kedua.
Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turut naik 8,86 poin atau 1,07 persen ke posisi 838,53.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta menyatakan, "IHSG ditutup menguat, didorong oleh optimisme setelah libur panjang. Ekspektasi akan kondisi ekonomi yang masih solid, antisipasi kinerja emiten, dan pembagian dividen menjadi beberapa faktor yang mendukung optimisme tersebut," ungkapnya.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Kamis, 19 Februari 2026.
Hasil RDG Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen.
Deposit Facility Rate diperkirakan tetap di level 3,75 persen dan Lending Facility Rate diperkirakan tetap di level 5,5 persen.
Pelaku pasar juga menantikan rilis data pertumbuhan kredit periode Januari 2026 yang diperkirakan cenderung stabil di level 9,6 persen.
Sentimen Global dan Pergerakan Sektoral
Dari kawasan Asia, Jepang menyampaikan komitmen kepada Amerika Serikat untuk melakukan investasi hampir 36 miliar dolar AS dalam proyek minyak, gas, dan mineral penting di Texas, Ohio, dan Georgia.
Komitmen tersebut merupakan tahap pertama dari investasi Jepang yang menjadi bagian dari perjanjian dagang Amerika Serikat dan Jepang.
Dalam perjanjian tersebut, Jepang berjanji untuk investasi senilai 550 miliar dolar AS dalam proyek-proyek di Amerika Serikat guna mendapatkan keringanan tarif menjadi 15 persen.
Bursa saham regional Asia pada sore hari menunjukkan indeks Nikkei menguat 577,30 poin atau 1,02 persen ke 57.143,80.
Sementara itu, indeks Shanghai, indeks Hang Seng, dan indeks Strait Times masih libur memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sebelas sektor menguat dengan sektor transportasi dan logistik memimpin kenaikan sebesar 3,12 persen.
Sektor energi naik 2,31 persen dan sektor barang konsumen non primer naik 1,86 persen.
Aktivitas Perdagangan dan Saham Penggerak
IHSG dibuka menguat dan bertahan di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham sebelum melanjutkan penguatan pada sesi kedua.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.201.815 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 52,75 miliar lembar saham senilai Rp25,33 triliun.
Sebanyak 454 saham naik, 216 saham menurun, dan 145 saham tidak bergerak nilainya.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BIPI, PART, INDS, BULL, dan PSKT.
Saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yaitu HILL, KPIG, SOFA, SGRO, dan BAIK.
- Penulis :
- Arian Mesa







