Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

IHSG Berpotensi Variatif di Tengah Sentimen Domestik dan Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

IHSG Berpotensi Variatif di Tengah Sentimen Domestik dan Global
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj/am.)

Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia pada Jumat berpotensi bergerak variatif di tengah sentimen domestik dan global setelah dibuka menguat 26,14 poin atau 0,32 persen ke posisi 8.300,22.

Indeks LQ45 juga naik 2,76 poin atau 0,33 persen ke posisi 837,04 pada awal perdagangan.

Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih mengatakan, "IHSG hari ini, diprediksi bervariasi dalam kisaran 8.220- 8.380,".

Sentimen Domestik dan Global

Dari dalam negeri, hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18-19 Februari 2026 mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen dengan suku bunga Deposit Facility 3,75 persen dan Lending Facility 5,50 persen.

Bank Indonesia menyatakan keputusan tersebut sebagai upaya stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global serta untuk mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dan pertumbuhan ekonomi.

Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan rilis data inflasi Price Consumer Expenditure dan data produk domestik bruto Amerika Serikat pada akhir pekan.

Risalah FOMC The Fed menunjukkan beberapa pejabat mempertimbangkan kenaikan suku bunga guna menahan inflasi AS yang masih di atas target.

Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump menyatakan dalam 10-15 hari mendatang akan menentukan apakah AS mencapai kesepakatan dengan Iran terkait program nuklir.

Pergerakan Bursa Global

Pada perdagangan Kamis 19 Februari, bursa saham Eropa kompak melemah dengan Euro Stoxx 50 turun 0,80 persen, FTSE 100 Inggris melemah 0,55 persen, DAX Jerman turun 0,93 persen, dan CAC melemah 0,36 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga terkoreksi dengan Dow Jones Industrial Average turun 0,54 persen ke 49.395,16, S&P 500 melemah 0,28 persen ke 6.861,89, dan Nasdaq Composite turun 0,31 persen ke 22.682,73.

Bursa saham regional Asia pagi ini menunjukkan Nikkei melemah 1,29 persen ke 56.726,70 dan Hang Seng turun 0,83 persen ke 26.484,12, sementara Strait Times menguat 0,09 persen ke 5.005,95.

Indeks Shanghai China masih libur memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Penulis :
Ahmad Yusuf