HOME  ⁄  Ekonomi

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Dorong Ekonomi Rakyat dan Perkuat Ketahanan Gizi Nasional

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Dorong Ekonomi Rakyat dan Perkuat Ketahanan Gizi Nasional
Foto: Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily (sumber: ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

Pantau - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily menilai program makan bergizi gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada pemulihan gizi anak bangsa tetapi juga memicu perputaran ekonomi masyarakat.

Penilaian tersebut disampaikan Ace berdasarkan hasil kajian Lemhannas terhadap implementasi program MBG yang tengah dijalankan pemerintah.

Ia mengungkapkan, "Kami meyakini bahwa dengan program MBG, justru ini bisa menjadi stimulasi bagi tumbuhnya ekonomi di masyarakat," dalam jumpa pers di kantor Lemhannas, Jakarta Pusat.

Dampak Ekonomi dari Rantai Pasok Lokal

Perputaran ekonomi disebut terjadi karena bahan baku program MBG berasal dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dikelola masyarakat.

UMKM tersebut memperoleh pasokan dari berbagai sektor lokal seperti peternak, petani, dan nelayan untuk memenuhi kebutuhan lauk pauk dalam program MBG.

Jika kegiatan ini berlangsung secara masif dan berkelanjutan, masyarakat diyakini akan merasakan dampak ekonomi yang signifikan.

Keterlibatan Pemerintah dan Harapan Nasional

Dalam operasionalnya, program MBG melibatkan banyak pihak dengan pemerintah pusat sebagai sektor utama melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

Ace menyampaikan, "Tentu dalam proses operasionalnya dengan melibatkan berbagai pihak, pemerintah pusat sebagai leading sector melalui BGN."

Program MBG diharapkan dapat terus berjalan di seluruh wilayah Indonesia guna mendukung pembentukan sumber daya manusia yang unggul.

Selain itu, program ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi nasional.

Penulis :
Shila Glorya