Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Stellantis dan Leapmotor Bentuk Leapmotor International untuk Perluas Pasar Global Kendaraan Listrik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Stellantis dan Leapmotor Bentuk Leapmotor International untuk Perluas Pasar Global Kendaraan Listrik
Foto: (Sumber: (Kiri-Kanan) Press Conference Stellantis Brand House - IIMS 2026: Ario Soerjo COO Jeep Indonesia, Tan Kim Piauw - CEO Stellantis Brand -Bar House Indonesia, Ferdinan Hendra - Sales and Marketing Division Head Citroën Indonesia, dan Ulung Putra Windi - Marketing Department Head PT Indomobil National Distributor.)

Pantau - Stellantis dan Leapmotor resmi menjalin kerja sama strategis pada Oktober 2023 melalui pembentukan Leapmotor International dengan kepemilikan 51 persen Stellantis dan 49 persen Leapmotor untuk memperkuat elektrifikasi dan keberlanjutan industri otomotif global.

Pembentukan Leapmotor International bertujuan memperluas pasar Leapmotor yang sebelumnya berfokus di domestik China dan menargetkan ekspansi global dengan memanfaatkan jaringan distribusi serta pengalaman Stellantis.

Hingga Juli 2024, Leapmotor mencatat pertumbuhan penjualan sekitar 400.000 unit, setelah pada 2023 dinobatkan sebagai salah satu dari tiga merek startup kendaraan listrik terbaik di China.

Malaysia menjadi pasar perintis di kawasan Asia Pasifik, kemudian diikuti Thailand dan Australia, sementara ekspansi ke Eropa dimulai pada September 2024 dengan target 200 pusat penjualan pada akhir tahun dan 500 titik penjualan pada 2026.

Model global pertama hasil kolaborasi adalah Leapmotor C10, SUV listrik yang dirancang mendukung transisi ke kendaraan listrik berbasis baterai dengan teknologi mutakhir, desain pemenang penghargaan, dan nilai kompetitif.

Perusahaan mengembangkan teknologi secara mandiri, termasuk chip AI Lingxin 01, sistem kokpit pintar, motor listrik, lampu LED, serta lebih dari 443 teknologi yang dipatenkan untuk model C01, C11, C16, T03, dan C10.

Leapmotor C10 dibangun di atas platform modular Leap 3.0 dengan baterai Lithium Iron Phosphate, manajemen baterai berbasis AI, dan arsitektur Cell-to-Chassis yang mendukung efisiensi ruang, manajemen suhu optimal, serta pengisian cepat 800V atau 400V.

Sistem kendaraan dikombinasikan dengan arsitektur elektronik "Four-Leaf Clover" yang memusatkan kontrol kokpit, penggerak, daya, dan sistem kendaraan, serta didukung chip Qualcomm Snapdragon, menjadikan C10 cocok untuk profesional dan keluarga muda.

Leapmotor International menegaskan komitmen terhadap inovasi dan mobilitas rendah karbon sejalan dengan strategi "Dare Forward 2030" Stellantis, serta berencana meluncurkan lima model baru di berbagai segmen untuk memperkuat kehadiran global termasuk di Asia Pasifik, India, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan.

Penulis :
Aditya Yohan