Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

BOCHK Kembali Dipercaya Dukung Penerbitan Dim Sum Bond Pemerintah Indonesia Senilai 31,1 Miliar Renminbi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BOCHK Kembali Dipercaya Dukung Penerbitan Dim Sum Bond Pemerintah Indonesia Senilai 31,1 Miliar Renminbi
Foto: (Sumber : Foto arsip - Indonesia dan China kerja sama di bidang layanan transaksi lintas perbatasan menggunakan mata uang lokal (local currency transaction/LCT) di kawasan industri di wilayah aglomerasi Semarang, Jawa Tengah. ANTARA/Xinhua)

Pantau - Bank of China Hong Kong kembali dipercaya menjadi Joint Lead Manager dan Joint Bookrunner dalam penerbitan Dim Sum Bond Pemerintah Republik Indonesia berdenominasi Renminbi CNH untuk kedua kalinya pada 25 Februari 2026.

Nilai penerbitan kali ini sekitar 31,1 miliar renminbi yang terdiri atas 9,25 miliar Renminbi CNH dan 2,7 miliar Euro.

Penerbitan tersebut menjadi yang terbesar di Asia Tenggara yang dijamin oleh BOCHK hingga saat ini.

Wakil Kepala Eksekutif BOCHK Wang Huabin mengatakan, “Hal ini mencerminkan kepercayaan kuat Pemerintah Indonesia terhadap kemampuan layanan lintas mata uang dan lintas pasar BOCHK yang komprehensif,” ujarnya.

Ia menyatakan penerbitan kali ini berhasil menarik perhatian luas investor global dan mencerminkan kepercayaan pasar internasional terhadap Indonesia.

Penerbitan Dim Sum Bond kali ini berbeda dari penerbitan pertama pada Oktober tahun lalu ketika pemerintah Indonesia menerbitkan obligasi dalam dua mata uang sekaligus yakni CNH dan Euro.

Penerbitan pertama tersebut juga menandai partisipasi perdana BOCHK dalam penawaran obligasi publik berdenominasi Euro oleh pemerintah Indonesia.

Obligasi dalam RMB diterbitkan dalam tiga tenor yaitu tiga tahun, lima tahun, dan 10 tahun.

Sementara itu, obligasi dalam Euro menawarkan tenor delapan tahun, 12 tahun, dan 20 tahun.

Tingginya minat investor tercermin dari jumlah permintaan yang mencapai 1,84 kali untuk obligasi RMB dan 3,51 kali untuk obligasi Euro.

BOCHK terlibat penuh dalam dokumentasi, penjualan, penetapan harga, dan penyelesaian penerbitan obligasi tersebut.

BOCHK menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan solusi pembiayaan inovatif serta mendukung pengembangan Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional dan mempromosikan penggunaan RMB lintas perbatasan.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyebut keberhasilan penerbitan Dim Sum Bond kedua menunjukkan kepercayaan berkelanjutan investor global terhadap Indonesia.

Minat tinggi tersebut didukung oleh fundamental ekonomi yang kuat, disiplin fiskal yang terjaga, dan basis investor internasional yang beragam.

Hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf