
Pantau - Satgas Sapu Bersih (Saber) Subdirektorat Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting di Pasar Kopro, Jakarta Barat, menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pengecekan dilakukan oleh tim Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bersama pihak terkait sebagai langkah pengawasan terhadap harga dan stok bahan pokok di pasar.
Kasubdit Industri dan Perdagangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Muh Ardila Amry menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mencegah praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia mengatakan, "Pengecekan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga (SSBPH), Keamanan dan Mutu Pangan yang dibentuk berdasarkan SKEP Kepala Bapanas RI Nomor 4 Tahun 2026."
Temuan Harga Komoditas di Pasar
Dalam kegiatan tersebut tim melakukan monitoring langsung di pasar untuk memastikan para pedagang menjual komoditas sesuai dengan Harga Acuan Penjualan (HAP) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah komoditas yang dijual di atas harga acuan.
Ardila menyampaikan, "Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah komoditas yang dijual di atas harga acuan."
Beberapa harga komoditas yang tercatat di Pasar Kopro antara lain cabai rawit merah sekitar Rp140.000 per kilogram, bawang merah sekitar Rp52.000 per kilogram, telur ayam sekitar Rp32.000 per kilogram, dan daging sapi sekitar Rp150.000 per kilogram.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas memberikan teguran kepada pedagang yang menjual bahan pokok di atas harga acuan sebagai langkah preventif.
Ardila mengatakan, "Selain itu juga akan melakukan penelusuran terhadap rantai distribusi komoditas tersebut hingga tingkat produsen maupun distributor guna memastikan tidak terjadi praktik yang memicu lonjakan harga di tingkat pasar."
Antisipasi Penimbunan Jelang Idul Fitri
Ardila menyampaikan bahwa kegiatan monitoring harga dan stok bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil serta ketersediaan bahan pangan aman bagi masyarakat menjelang Idul Fitri.
Ia menegaskan, "Kami juga mengingatkan para pedagang maupun distributor agar tidak melakukan praktik penimbunan atau memainkan harga yang dapat merugikan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri."
Selain pengawasan harga, Satgas Saber juga mengantisipasi potensi penimbunan sejumlah bahan pokok seperti minyak goreng, cabai, beras, gula, dan daging.
Polda Metro Jaya akan terus berkoordinasi dengan Bulog, Bapanas, serta pemerintah daerah untuk memastikan stok pangan tetap tersedia dan harga bahan pokok tetap terkendali.
Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar menjelang Idul Fitri.
- Penulis :
- Arian Mesa







