
Pantau - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperkenalkan peluang investasi saham di sektor energi bersih kepada generasi muda melalui kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai investasi sekaligus mengenalkan potensi sektor energi baru terbarukan di pasar modal.
Energi Panas Bumi Dinilai Prospektif
Manager Partnership & Portfolio Management PGE Lufan Nassya Faswara mengatakan sektor energi, khususnya energi baru terbarukan, memiliki prospek jangka panjang yang kuat.
Prospek tersebut dinilai semakin terbuka karena kebutuhan global terhadap energi rendah emisi terus meningkat.
Lufan menjelaskan, "Panas bumi merupakan salah satu sumber energi baru terbarukan yang memiliki potensi sangat besar di Indonesia sekitar 24 GW. Letak geologi Indonesia yang berada di jalur gunung api aktif menjadikan sumber daya geothermal sangat melimpah dan prospektif untuk dikembangkan sebagai energi bersih sekaligus peluang investasi jangka panjang".
Ia menambahkan, kondisi geologi Indonesia yang berada di jalur gunung api aktif membuat sumber daya geothermal melimpah dan berpotensi dikembangkan sebagai sumber energi bersih.
Selain sebagai energi bersih, sektor panas bumi juga dinilai memiliki peluang investasi jangka panjang.
Komitmen global terhadap transisi energi juga menjadi faktor yang memperkuat prospek sektor energi terbarukan.
Berbagai kesepakatan internasional untuk menurunkan emisi karbon mendorong peningkatan kebutuhan terhadap sumber energi yang andal, stabil, dan berkelanjutan.
Energi panas bumi dinilai memiliki keunggulan karena mampu menghasilkan listrik secara konsisten.
Tingkat kapasitas pemanfaatan energi panas bumi juga relatif tinggi dibandingkan beberapa sumber energi terbarukan lainnya.
Pentingnya Literasi dan Kebiasaan Investasi
Dari sisi pasar modal, Vice Director of Research BEI Verdi Ikhwan menekankan pentingnya membangun kebiasaan investasi sejak dini.
Menurutnya, kebiasaan investasi menjadi bagian penting dari perencanaan keuangan yang sehat.
Verdi mengatakan, "Investasi menjadi penting karena inflasi terus terjadi setiap tahun. Dengan berinvestasi, nilai uang dapat berkembang dan tidak tergerus oleh kenaikan harga. Jika dilakukan secara disiplin, investasi saham dapat memberikan hasil yang optimal dalam jangka panjang melalui efek compounding".
Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 5 OJK Jawa Barat Herlina Hayati juga mengingatkan pentingnya literasi keuangan sebelum mulai berinvestasi.
Ia mengatakan, "Sebelum berinvestasi, penting untuk memahami kondisi keuangan, risiko, serta tujuan investasi. Keputusan investasi harus dilakukan secara bijak dan terencana agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari".
Kerja sama antara PGE, OJK, dan BEI juga diwujudkan melalui kegiatan edukasi kepada mahasiswa.
Salah satu kegiatan tersebut adalah seminar bertema "Meraup Cuan dari Saham Energi".
Seminar tersebut diselenggarakan di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung.
Kegiatan ini juga menghadirkan pandangan dari kalangan akademisi.
Akademisi menekankan pentingnya memahami fundamental bisnis sebelum membeli saham.
Pemahaman terhadap prospek sektor industri dinilai penting karena menjadi dasar kegiatan perusahaan yang sahamnya akan dibeli.
- Penulis :
- Leon Weldrick







