Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Bulog Banyumas Mulai Salurkan Bantuan Pangan 384 Ton Beras dan Minyak Goreng untuk 19 Ribu Warga

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bulog Banyumas Mulai Salurkan Bantuan Pangan 384 Ton Beras dan Minyak Goreng untuk 19 Ribu Warga
Foto: (Sumber : Penyaluran bantuan pangan alokasi bulan Februari dan Maret 2026 yang dilakukan Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas di Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (13/3/2026). ANTARA/HO-Bulog Banyumas.)

Pantau - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas mulai mendistribusikan bantuan pangan kepada masyarakat di wilayah Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji mengatakan penyaluran perdana bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026 dimulai pada Jumat (13/3).

Penyaluran awal dilakukan di sejumlah wilayah Kabupaten Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga.

Penyaluran Perdana Jangkau 19.248 Penerima

Berdasarkan data Bulog Banyumas, penyaluran perdana bantuan pangan tersebut menjangkau 19.248 penerima bantuan pangan.

Total bantuan yang disalurkan berupa 384.960 kilogram beras serta 76.992 liter minyak goreng.

Penyaluran dilakukan di Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap, Kecamatan Somagede Kabupaten Banyumas, serta Kecamatan Karangjambu Kabupaten Purbalingga.

Di Kecamatan Sampang bantuan diberikan kepada 6.400 penerima dengan alokasi 128.000 kilogram beras dan 25.600 liter minyak goreng.

Di Kecamatan Somagede bantuan disalurkan kepada 7.059 penerima dengan alokasi 141.180 kilogram beras serta 28.236 liter minyak goreng.

Sementara di Kecamatan Karangjambu bantuan diberikan kepada 5.789 penerima dengan alokasi 115.780 kilogram beras dan 23.156 liter minyak goreng.

"Sementara untuk Kabupaten Banjarnegara saat ini masih menunggu jadwal penyaluran lebih lanjut," kata Prawoko.

Distribusi Dilakukan Bertahap

Prawoko menjelaskan bantuan pangan tersebut diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang telah terdata dalam program pemerintah untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Bulog sebagai operator penyaluran memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman.

Distribusi bantuan pangan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Beras sebenarnya sudah siap. Kami masih menunggu pasokan minyak goreng dari pabrik. Jika sudah tersedia, penyaluran akan kembali dilanjutkan," ujarnya.

Berdasarkan data Bulog, jumlah penerima bantuan pangan di wilayah Banyumas Raya pada tahun 2026 mencapai 918.544 penerima.

Jumlah tersebut meningkat sebanyak 331.593 dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 586.951 penerima.

Rinciannya terdiri dari 290.272 penerima di Kabupaten Cilacap, 286.920 penerima di Kabupaten Banyumas, 182.013 penerima di Kabupaten Purbalingga, dan 159.339 penerima di Kabupaten Banjarnegara.

Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait agar distribusi bantuan pangan berjalan lancar dan tepat sasaran.

"Kami berharap bantuan pangan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di masyarakat," kata Prawoko.

Penulis :
Aditya Yohan