Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Tiga Investor Kucurkan Rp1,27 Triliun untuk Bangun Fasilitas Pendukung di IKN

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Tiga Investor Kucurkan Rp1,27 Triliun untuk Bangun Fasilitas Pendukung di IKN
Foto: Suasana penandatanganan perjanjian untuk pembangunan fasilitas penunjang di IKN (sumber: Humas OIKN)

Pantau - Tiga investor resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk membangun berbagai fasilitas penunjang dengan total investasi mencapai Rp1,27 triliun.

Perjanjian tersebut melibatkan PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara yang akan mengembangkan sejumlah fasilitas seperti apartemen, perkantoran, restoran, kafetaria, hingga sport center di kawasan IKN.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, "Perjanjian kerja sama baru tersebut ditandatangani bersama oleh PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment dan PT Oceans Resto Nusantara dengan nilai investasi Rp1,27 triliun," ungkapnya.

Pengembangan Fasilitas dan Kebutuhan Ekosistem

Basuki mengapresiasi komitmen para investor yang turut mendukung pembangunan ekosistem perkotaan di IKN yang terus berkembang.

Ia menekankan bahwa kebutuhan fasilitas akan semakin meningkat seiring pembangunan berbagai kawasan strategis seperti pendidikan dan pemerintahan.

"Apalagi dengan adanya SMA Taruna Nusantara yang ditarget beroperasi tahun ini, tentu makin banyak fasilitas lain yang dibutuhkan. Bahkan mulai dibangun juga kawasan yudikatif dan legislatif. Jadi, ini akan menjadi tambahan kita melalui ekosistem perkotaan yang akan bertambah sampai dengan tahun 2028," ia mengungkapkan.

Basuki juga menyebut bahwa sektor perhotelan, logistik, dan restoran masih sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas di IKN.

Rencana Pembangunan Tiga Perusahaan

PT Starbright International Investment yang merupakan afiliasi dari Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co, Ltd akan membangun apartemen suite, restoran, ritel, serta kawasan perkantoran yang dijadwalkan mulai pada kuartal II tahun 2027.

PT Hauptstadt Indonesia Borneo berencana membangun kafe bertema pesawat terbang dengan konsep lounge and mini sport yang akan dimulai pada kuartal III tahun 2026.

Sementara itu, PT Oceans Resto Nusantara akan mengembangkan restoran seafood yang saat ini memasuki tahap perencanaan dan ditargetkan mulai pada kuartal II tahun 2026.

Dukungan Perizinan dan Investasi

Otorita IKN menyatakan komitmennya dalam memberikan kemudahan berusaha serta percepatan proses perizinan bagi para investor yang masuk ke Nusantara.

"Insya Allah akan kami dukung, termasuk memberikan proses percepatan perizinan bagi mereka yang melakukan investasi di sini. Ini adalah waktu yang terbaik untuk melakukan investasi di Nusantara," kata Basuki.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan serta menarik lebih banyak investor untuk berkontribusi dalam pengembangan IKN ke depan.

Penulis :
Leon Weldrick