
Pantau - Harga daging ayam di Jakarta turun ke kisaran Rp38.500 hingga Rp40.500 per kilogram dari sebelumnya sempat mencapai Rp45.000 per kilogram di tingkat pedagang eceran.
Penurunan harga ini dilakukan oleh Perumda Dharma Jaya melalui kolaborasi dengan Satgas Saber Pelanggaran Pangan dari Badan Pangan Nasional sebagai tindak lanjut temuan di lapangan.
Langkah tersebut diambil setelah ditemukan adanya pedagang yang menjual ayam dengan harga tinggi di atas acuan pemerintah.
Pedagang diketahui memperoleh pasokan ayam hidup dengan harga Rp32.000 per kilogram dari penyewa di area rumah potong hewan Pulogadung.
Penyesuaian Harga di Tingkat Pedagang
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyampaikan bahwa "Setelah dilakukan sosialisasi dan dialog yang mendalam, terjadi penyesuaian harga yang signifikan. Harga ayam di tingkat pedagang eceran yang sebelumnya sempat menyentuh angka Rp45.000 per kg, kini berhasil ditekan ke kisaran Rp38.500 hingga Rp40.500 per kg", ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa normalisasi harga dilakukan untuk memberi ruang bagi pedagang eceran agar menjual sesuai acuan harga pemerintah.
Perumda Dharma Jaya juga menegaskan tidak akan mentoleransi harga yang melampaui ketentuan di wilayah operasionalnya.
Pengawasan Diperketat Jelang Idul Fitri
Sinergi antara BUMD dan penyewa rumah potong hewan diharapkan dapat menjamin ketersediaan protein hewani dengan harga yang wajar bagi masyarakat Jakarta.
Pengawasan harian di seluruh rumah potong hewan akan terus diperketat guna menjaga kepatuhan harga hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang.
- Penulis :
- Leon Weldrick
- Editor :
- Leon Weldrick








