Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Pemkot Bandung Targetkan 4.600 Warga Ikut Program Padat Karya untuk Dorong Lapangan Kerja

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkot Bandung Targetkan 4.600 Warga Ikut Program Padat Karya untuk Dorong Lapangan Kerja
Foto: (Sumber : Sejumlah masyarakat saat mengikutinya program padat karya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandung di Bandung, Jawa Barat, Senin (6/4/2026). (ANTARA/Rubby Jovan).)

Pantau - Pemkot Bandung menargetkan penyerapan 4.600 warga dalam program padat karya yang digelar di 92 titik lokasi sebagai upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Target dan Tujuan Program

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana mengatakan program padat karya ini menjadi strategi membuka lapangan kerja sementara bagi warga yang belum memiliki pekerjaan di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (6/4/2026).

“Tujuannya meningkatkan kesempatan kerja, memberdayakan warga yang tidak bekerja serta memberikan penghasilan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Yayan.

Ia menjelaskan jumlah peserta program terus meningkat dari tahun ke tahun, yakni sebanyak 1.840 orang di 46 titik pada 2023 dan meningkat menjadi 4.450 orang di 89 titik pada 2024.

Program ini juga mencakup pelatihan seperti pengolahan sampah yang telah diikuti ratusan peserta guna meningkatkan keterampilan masyarakat.

Pelaksanaan dan Fasilitas Peserta

Yayan menyebut program ini terbuka bagi warga ber-KTP Kota Bandung berusia 17 hingga 50 tahun, baik disabilitas maupun non-disabilitas, dengan prioritas bagi yang belum bekerja.

Peserta mendapatkan fasilitas makan, peralatan kerja, insentif, serta perlindungan melalui BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan selama mengikuti kegiatan.

“Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 10 hari kerja dengan durasi delapan jam per hari,” kata dia.

Melalui program ini, Pemkot Bandung berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan sekitar.

Penulis :
Ahmad Yusuf