
Pantau - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah mengupayakan diversifikasi bahan baku dan peningkatan daur ulang guna menjaga ketersediaan plastik di tengah tekanan geopolitik global.
Strategi Diversifikasi Pasokan Bahan Baku
Agus menyatakan eskalasi konflik di Timur Tengah telah memengaruhi rantai pasok industri petrokimia global, khususnya komoditas nafta sebagai bahan baku utama plastik.
“Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah telah memicu koreksi suplai pada sektor-sektor industri yang bergantung pada nafta sebagai bahan baku utama,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, industri mulai menjajaki pasokan nafta dari luar kawasan Timur Tengah untuk mengurangi ketergantungan.
“Industri sedang aktif menjajaki pasokan nafta dari negara-negara di luar kawasan Timur Tengah untuk mengurangi ketergantungan wilayah,” kata Agus.
Selain itu, pemerintah juga mengoptimalkan penggunaan LPG sebagai bahan baku penyangga dalam proses produksi.
Daur Ulang dan Jaminan Ketersediaan Stok
Pemerintah turut mendorong pemanfaatan plastik daur ulang berkualitas tinggi sebagai alternatif bahan baku guna menjaga stabilitas pasokan.
“Pemerintah mendorong peningkatan penggunaan plastik hasil daur ulang atau recycled plastic berkualitas tinggi sebagai substitusi pasokan untuk menjaga stabilitas stok di pasar,” jelasnya.
Meski terjadi kenaikan biaya bahan baku global yang berdampak pada harga produksi, Agus memastikan ketersediaan plastik nasional masih aman.
"Masyarakat dan industri hilir tidak perlu panik, karena produk plastik dipastikan masih tersedia di pasar," ujarnya.
Data Indeks Kepercayaan Industri menunjukkan subsektor kemasan masih mencatat kinerja tinggi, sehingga stok dinilai mencukupi.
Pemerintah juga memperkuat sinergi dengan pelaku industri untuk menjaga keberlanjutan produksi serta memastikan kebutuhan domestik dan ekspor tetap terpenuhi.
Informasi tambahan menyebutkan langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan industri nasional di tengah gangguan rantai pasok global.
- Penulis :
- Aditya Yohan








