HOME  ⁄  Ekonomi

Ketua Parlemen Iran Qalibaf Peringatkan AS soal Lonjakan Harga Bensin di Tengah Ketegangan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ketua Parlemen Iran Qalibaf Peringatkan AS soal Lonjakan Harga Bensin di Tengah Ketegangan
Foto: (Sumber : Harga bensin melebihi 4 dolar per galon ditampilkan di sebuah stasiun Exxon di Arlington, Virginia, Amerika Serikat pada Rabu (1/4/2026).(ANTARA/Anadolu/pri).)

Pantau - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf memperingatkan Amerika Serikat bahwa harga bensin berpotensi melonjak lebih tinggi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Peringatan Kenaikan Harga Energi

Qalibaf menyampaikan pernyataan tersebut melalui unggahan di platform X yang menyinggung dampak kebijakan blokade terhadap harga energi.

"Nikmati harga bensin saat ini. Dengan apa yang disebut 'blokade' itu, tak lama lagi Anda akan merindukan harga bensin menjadi 4-5 dolar AS," ungkapnya, Minggu.

Ia juga membagikan tangkapan layar harga bensin di sekitar Gedung Putih yang berkisar antara 4,10 hingga 5,80 dolar AS per galon.

Pernyataan itu muncul sebagai respons atas pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut harga energi kemungkinan tetap tinggi hingga pemilu paruh waktu November akibat konflik yang berlangsung.

"Bisa jadi, atau sama, atau mungkin sedikit lebih tinggi; tetapi seharusnya sekitaran sama," ujar Trump.

Ketegangan Memanas dan Negosiasi Buntu

Peringatan tersebut muncul menjelang rencana Komando Pusat AS (CENTCOM) untuk memblokade lalu lintas maritim dari dan ke pelabuhan Iran mulai Senin.

Langkah itu diambil setelah pembicaraan antara Iran dan AS di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan meski telah melalui beberapa putaran negosiasi.

Kedua pihak masih memiliki perbedaan utama yang belum terselesaikan, meskipun upaya diplomatik lanjutan masih terbuka.

Situasi ini merupakan bagian dari konflik yang lebih luas sejak 28 Februari, yang turut memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi dan lonjakan harga minyak dunia.

Penulis :
Ahmad Yusuf