
Pantau - Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten memastikan ketersediaan Minyakita di pasaran dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, Minggu (19/4/2026).
Pemimpin wilayah Bulog DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib menyatakan stok Minyakita dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kami memastikan bahwa Minyakita tersedia dan dijual dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat dan saat ini harga terpantau sesuai harga eceran tertinggi HET di harga Rp15.700 per liter," ujarnya.
Permintaan Minyakita meningkat seiring pergeseran konsumsi masyarakat dari minyak curah ke minyak kemasan.
Distribusi dilakukan melalui pasar tradisional dan pasar pencatatan SP2KP Kementerian Perdagangan guna memudahkan akses masyarakat.
Bulog mencatat total penyaluran mencapai 7.348 liter minyak goreng, dengan rincian 4.189 liter di DKI Jakarta dan 3.159 liter di Banten.
Penjualan dilakukan melalui penyalur, pengecer pasar rakyat, jaringan Bulog, serta koperasi Merah Putih.
Distribusi ini mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025.
Bulog juga mengajukan tambahan pasokan dari produsen melalui pusat untuk menjaga ketersediaan.
Dalam pelaksanaannya, Bulog bersinergi dengan Satgas Saber Pangan dan dinas terkait.
Monitoring dilakukan di sejumlah pasar, seperti Pasar Minggu dan Pasar Grogol, untuk memastikan distribusi merata dan harga sesuai HET.
"Kami menjamin ketersediaan pasokan Minyakita tersedia dan tersebar, sehingga masyarakat mudah dalam membeli Minyakita sesuai dengan HET," katanya.
- Penulis :
- Gerry Eka








