
Pantau - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menilai kompetensi teknisi perangkat digital berperan penting dalam memperluas lapangan kerja dan memperkuat ekonomi berbasis keterampilan atau skill-based economy.
Peran Teknisi Digital Dorong Lapangan Kerja
Afriansyah mengatakan banyak teknisi digital kini bekerja secara mandiri di berbagai sektor industri sehingga turut membuka peluang ekonomi baru.
“Banyak teknisi yang kini bekerja secara mandiri di berbagai sektor industri digital, sehingga turut membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi berbasis keterampilan atau skill-based economy,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya penguasaan keterampilan digital bagi angkatan kerja muda di tengah perkembangan teknologi yang pesat.
Menurutnya, peningkatan kemampuan melalui upskilling dan reskilling menjadi kebutuhan utama agar tenaga kerja mampu bersaing.
Dukungan Pemerintah dan Ajang Kompetisi
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan juga mendukung pengembangan talenta digital melalui berbagai program, salah satunya Kompetisi Asosiasi Teknisi Perangkat Jaringan CPU iPhone 2026 di Jambi.
Afriansyah menilai kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga sarana memperluas peluang kerja di sektor perbaikan perangkat digital.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari upaya bersama untuk menjawab tantangan strategis bangsa. Fokus pembangunan saat ini adalah memperkuat SDM, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta mendorong hilirisasi dan industrialisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan komunitas teknisi seperti ATPJ memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menjangkau talenta yang belum tersentuh pelatihan formal.
Kemnaker juga mendorong agar kegiatan serupa diintegrasikan dengan sistem pelatihan nasional dan sertifikasi kompetensi agar kemampuan teknisi diakui secara nasional maupun internasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








