
Pantau - Kereta Api Ijen Ekspres yang menghubungkan Malang dan Ketapang, Banyuwangi, mendorong konektivitas wisata Jawa Timur dengan mencatat peningkatan jumlah penumpang pada awal 2026.
PT Kereta Api Indonesia mencatat sebanyak 56.105 pelanggan menggunakan layanan ini pada periode Januari hingga Maret 2026, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 22.352 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, "Kereta api menghadirkan perjalanan yang terukur dari sisi waktu dan nyaman, sekaligus memberi kesempatan bagi pelanggan untuk melihat langsung karakter wilayah yang dilintasi."
Jalur Wisata dengan Ragam Lanskap
Perjalanan KA Ijen Ekspres dimulai dari Malang dengan pemandangan pegunungan, kemudian melintasi Pasuruan dan Probolinggo dengan hamparan sawah.
Memasuki wilayah Jember, penumpang disuguhkan suasana pedesaan dan perkebunan yang mencerminkan aktivitas masyarakat lokal.
Perjalanan berlanjut ke Banyuwangi dengan lanskap hutan dan perbukitan hingga mencapai Stasiun Ketapang sebagai gerbang menuju destinasi wisata seperti Kawah Ijen dan Taman Nasional Baluran.
Dorong Ekonomi dan Akses Wisata
Kehadiran layanan ini dinilai mempermudah mobilitas wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sepanjang jalur.
Anne menambahkan, "Konektivitas yang terbangun melalui kereta api memberi manfaat bagi masyarakat. Perjalanan menjadi lebih efisien, destinasi semakin mudah dijangkau, dan aktivitas di berbagai daerah ikut bergerak."
Layanan ini juga menyediakan jadwal keberangkatan pagi dan malam untuk memberikan fleksibilitas perjalanan bagi penumpang.
Informasi tambahan menyebutkan pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI untuk memudahkan perencanaan perjalanan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







