
Pantau - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong Jakarta menjadi kota kreatif global melalui penguatan sektor seni, budaya, dan ekonomi kreatif.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya menghidupkan kembali ruang-ruang kreatif guna menggerakkan perekonomian berbasis kreativitas masyarakat.
Rano Karno mengatakan, "Kami ingin ruang-ruang kreatif di Jakarta dimanfaatkan secara optimal untuk membangun masyarakat yang kreatif dan berdaya".
Revitalisasi Ruang Kreatif
Upaya tersebut dilakukan melalui revitalisasi dan aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai pusat seni dan budaya di Jakarta.
Kawasan ini diharapkan menjadi ruang bagi para kreator untuk berkolaborasi, bereksperimen, serta menghasilkan karya yang berdampak luas.
Rano menyampaikan, "Ini upaya mewujudkan visi sebagai kota global berwawasan budaya dan Jakarta terus berkembang dengan mengintegrasikan kekayaan budaya lokal serta inovasi".
Pemerintah juga mendorong penguatan identitas budaya lokal, khususnya budaya Betawi, dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Peran Generasi Muda dan Kolaborasi
Rano menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mengembangkan seni dan budaya di Jakarta.
Ia menyatakan, "Kami mendorong generasi muda berani berkarya bagi perkembangan seni dan budaya di Jakarta".
Kegiatan Jazz Goes to Campus dinilai menjadi ruang kolaborasi yang mampu mendorong kreativitas sekaligus menggerakkan perekonomian.
Ia mengatakan, "Kami berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kolaborasi dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan".
Rano menilai acara tersebut tidak hanya menjadi perayaan musik jazz, tetapi juga wadah ide, ekspresi, dan kolaborasi.
Ia menegaskan, "Seni tidak hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi".
Secara keseluruhan, pengembangan ruang kreatif dinilai penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan serta memberikan akses luas bagi pelaku kreatif di Jakarta.
- Penulis :
- Gerry Eka







