Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Food & Travel

19 Makanan Khas Jawa Tengah yang Patut Dicoba

Oleh Nur Nasya Dalila
SHARE   :

19 Makanan Khas Jawa Tengah yang Patut Dicoba
Foto: Soto Kudus. (YouTube/Ceceromed Kitchen)

Pantau - Jawa Tengah memiliki kekayaan kuliner yang beragam, mencerminkan budaya dan tradisi khas daerah tersebut. Berbagai hidangan khas dengan cita rasa unik menjadikannya daya tarik bagi pencinta kuliner.

Perpaduan rasa manis, gurih, pedas, dan asam dalam masakan khas Jawa Tengah memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Berikut ini adalah beberapa makanan khas Jawa Tengah yang patut dicoba.

Soto Kudus

Soto Kudus adalah sajian berkuah bening yang memiliki rasa segar, berisi suwiran ayam yang lembut, serta ditaburi bawang goreng dan seledri. Hidangan ini biasanya disajikan dengan nasi putih serta pelengkap seperti perkedel kentang dan sate telur puyuh.

Baca juga: 17 Makanan Khas NTT yang Wajib Kamu Coba

Garang Asem

Garang Asem merupakan hidangan khas Kudus yang terkenal dengan cita rasa segar dan sedikit pedas. Berbahan dasar ayam atau ikan, makanan ini dimasak bersama belimbing wuluh, cabai, serta rempah-rempah lainnya. Proses memasaknya yang menggunakan daun pisang memberikan aroma khas yang menggoda selera.

Rondo Royal

Rondo Royal adalah camilan khas Jepara yang terbuat dari tape singkong yang difermentasi, kemudian digoreng dengan lapisan tepung. Teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam, dengan perpaduan rasa manis serta sedikit asam dari tape.

Getuk

Getuk merupakan makanan berbahan dasar singkong yang dihaluskan dan dicampur dengan gula serta kelapa parut. Teksturnya yang lembut serta rasa manisnya menjadikannya camilan favorit di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Nasi Grombyang

Nasi Grombyang berasal dari Pemalang dan memiliki tampilan mirip rawon, tetapi dengan kuah yang lebih encer. Hidangan ini disajikan dengan potongan daging sapi, taburan bawang merah, serta daun bawang untuk memperkaya rasanya.

Baca juga: 11 Makanan Khas Turki yang Wajib Kamu Cicipi

Soto Sokaraja

Soto Sokaraja adalah soto khas Banyumas yang unik karena menggunakan ketupat sebagai pengganti nasi. Kuahnya berwarna kekuningan dan dipadukan dengan bumbu kacang, menghasilkan rasa gurih yang khas.

Tempe Mendoan

Tempe Mendoan adalah gorengan khas Banyumas yang dibuat dari tempe tipis yang dilapisi adonan tepung dan digoreng setengah matang. Teksturnya renyah di luar namun tetap lembut di dalam, menjadikannya camilan favorit banyak orang.

Nasi Gandul

Nasi Gandul berasal dari Pati dan disajikan dengan kuah gurih berbumbu kluwek serta potongan daging sapi. Biasanya, hidangan ini dilengkapi dengan lauk tambahan seperti tempe goreng atau perkedel.

Mie Ongklok

Mie Ongklok adalah hidangan khas Wonosobo yang terdiri dari mie kuning basah dengan kuah kental berbahan dasar ebi dan kol. Cita rasanya yang gurih dan sedikit manis menjadikannya hidangan yang unik dan banyak dicari wisatawan.

Lumpia Semarang

Lumpia Semarang adalah jajanan khas yang terkenal dengan isian rebung, telur, serta daging ayam atau udang yang dibungkus dalam kulit lumpia. Kulitnya yang renyah berpadu sempurna dengan isian gurih, menciptakan sensasi rasa yang lezat.

Wajik

Wajik adalah kudapan manis berbahan dasar beras ketan yang dimasak dengan gula Jawa hingga teksturnya menjadi lengket dan lembut. Makanan ini sering dijadikan suguhan dalam acara adat dan perayaan di Jawa Tengah.

Baca juga: 9 Makanan Khas Sumedang: Keunikan Kuliner yang Tak Terlupakan

Brem

Brem merupakan makanan khas dari Wonogiri yang terbuat dari sari tape singkong yang difermentasi dan dikeringkan. Teksturnya yang unik dengan rasa manis legit membuatnya menjadi oleh-oleh khas daerah tersebut.

Bakmi Jawa

Bakmi Jawa adalah sajian mie yang dimasak dengan bumbu khas serta dicampur dengan suwiran ayam, telur, serta sayuran. Cita rasanya yang gurih dengan sentuhan manis menjadikannya salah satu makanan favorit di Jawa Tengah.

Tongseng

Tongseng adalah olahan daging kambing yang dimasak dengan rempah-rempah dan santan, menghasilkan rasa gurih dan pedas yang khas. Hidangan ini sangat cocok bagi pecinta makanan berbumbu kuat.

Nasi Megono

Nasi Megono adalah hidangan khas Pekalongan yang terdiri dari nasi dengan lauk cacahan nangka muda yang telah dibumbui rempah-rempah. Cita rasanya yang unik menjadikannya pilihan favorit untuk sarapan.

Tengkleng Gajah

Tengkleng Gajah adalah hidangan berbahan dasar tulang kambing dengan porsi besar yang disajikan dengan kuah berbumbu kaya. Meskipun namanya mengandung kata "Gajah", hidangan ini tidak menggunakan daging gajah, melainkan merujuk pada porsinya yang besar.

Selat Solo

Selat Solo merupakan hidangan yang memiliki pengaruh dari kuliner Eropa, terdiri dari daging sapi yang dimasak dengan kuah manis, serta disajikan dengan sayuran seperti wortel, buncis, dan kentang. Perpaduan rasa gurih dan segar membuatnya menjadi hidangan yang menarik.

Nasi Bogana

Nasi Bogana berasal dari Tegal dan terdiri dari nasi putih yang disajikan dengan berbagai lauk seperti opor ayam, telur pindang, dendeng, serta oseng tempe dan buncis. Makanan ini biasanya dibungkus dalam daun pisang, yang menambah aroma khasnya.

Tahu Gimbal

Tahu Gimbal adalah hidangan khas Semarang yang terdiri dari tahu goreng, lontong, dan gimbal (adonan tepung dengan udang goreng) yang disajikan dengan bumbu kacang. Rasa gurihnya berpadu dengan manis dan asin dari petis, menciptakan kelezatan yang khas.

Baca juga: 8 Makanan Khas Surabaya yang Wajib Dicoba

Kesimpulan

Jawa Tengah menawarkan kekayaan kuliner yang mencerminkan budaya dan tradisi daerahnya. Setiap hidangan khas menghadirkan cita rasa unik yang menggabungkan rempah-rempah dan bahan-bahan lokal. Menjelajahi makanan khas Jawa Tengah bukan hanya sekadar mencicipi hidangan, tetapi juga merasakan pengalaman kuliner yang kaya dan menggugah selera. Dengan ragam pilihan yang memanjakan lidah, kuliner Jawa Tengah menjadi destinasi yang sempurna bagi para pecinta kuliner.

Penulis :
Nur Nasya Dalila
Editor :
Nur Nasya Dalila