Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran Ancam Gejolak Harga Minyak Global, Rusia: Amerika Tak Akan Luput

Oleh Balian Godfrey
SHARE   :

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran Ancam Gejolak Harga Minyak Global, Rusia: Amerika Tak Akan Luput
Foto: Penutupan Selat Hormuz oleh Iran Ancam Gejolak Harga Minyak Global, Rusia: Amerika Tak Akan Luput(Sumber: ANTARA/Fatemeh Bahrami - Anadolu Agency/py)

Pantau - Lembaga Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) memperingatkan bahwa penutupan Selat Hormuz oleh Iran akan memicu gejolak harga minyak yang berdampak ke seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat.

Iran Setujui Penutupan Selat, Harga Minyak Langsung Naik

Iran telah menyatakan haknya untuk menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel, yang kemudian disetujui oleh parlemen negara tersebut.

Anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Esmail Kowsari, pada Minggu menyampaikan bahwa parlemen secara resmi menyetujui usulan penutupan jalur laut strategis tersebut.

RDIF menekankan bahwa dampak dari kebijakan ini akan bersifat global karena harga minyak ditentukan secara internasional.

"Harga minyak ditetapkan secara global. Jika Selat Hormuz ditutup, AS tidak akan luput. Tidak ada yang kebal terhadap guncangan minyak global - harga di stasiun pengisian bahan bakar akan (melonjak)," ungkap perwakilan RDIF.

Menurut data perdagangan hingga Minggu pukul 23.48 waktu setempat, harga minyak mentah Brent naik 2,45 persen menjadi 77,33 dolar AS per barel, atau sekitar Rp1,27 juta, sebagai reaksi atas meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel.

Penulis :
Balian Godfrey