Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Tegaskan AS Tak Akan Serang Kuba, Meski Ketegangan Amerika Latin Meningkat Usai Operasi ke Venezuela

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Trump Tegaskan AS Tak Akan Serang Kuba, Meski Ketegangan Amerika Latin Meningkat Usai Operasi ke Venezuela
Foto: (Sumber: Photo file: Majelis Umum PBB dengan suara mayoritas besar kembali menegaskan tuntutannya agar Amerika Serikat (AS) mengakhiri embargo ekonomi, komersial, dan keuangan terhadap Kuba. /ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa pemerintahannya tidak memiliki rencana untuk melancarkan operasi militer ke Kuba, meskipun ketegangan kawasan Amerika Latin meningkat usai serangan militer AS ke Venezuela.

Tak Ada Rencana Serangan ke Kuba

Dalam pernyataannya pada Kamis, 4 Januari 2026, Presiden Trump menyatakan bahwa Kuba memang dinilai sebagai negara gagal dari sisi sistem politik dan ekonomi, namun bukan menjadi target operasi militer saat ini.

Ia menambahkan bahwa Kuba mungkin akan menjadi bahan pembahasan di masa depan, namun tidak dalam bentuk intervensi militer.

Pernyataan ini disampaikan menyusul meningkatnya kekhawatiran global atas kemungkinan perluasan operasi militer AS ke negara lain di kawasan Amerika Latin.

Operasi Militer ke Venezuela Picu Kecaman

Sebelumnya, Amerika Serikat melancarkan serangan militer besar-besaran ke ibu kota Venezuela, Caracas, dengan mengerahkan pasukan elit Delta Force.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dikabarkan ditangkap dan diterbangkan ke luar negeri.

Namun, pemerintah Venezuela membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa Maduro masih menjalankan pemerintahan seperti biasa.

Situasi ini telah memicu protes keras dari Venezuela ke Dewan Keamanan PBB serta kecaman dari berbagai negara di kawasan, termasuk Kuba dan Kolombia, yang menganggap tindakan AS sebagai bentuk intervensi militer yang berbahaya.

Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, memperingatkan bahwa intervensi AS bisa meluas ke negara lain jika tidak segera dihentikan.

Pernyataan Trump soal Kuba dipandang sebagai upaya untuk menenangkan ketegangan diplomatik, namun tak sepenuhnya meredakan kekhawatiran atas langkah agresif AS di kawasan.

Penulis :
Gerry Eka