Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Korea Utara Kecam Serangan AS ke Venezuela, Sebut Pelanggaran Mencolok terhadap Hukum Internasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Korea Utara Kecam Serangan AS ke Venezuela, Sebut Pelanggaran Mencolok terhadap Hukum Internasional
Foto: (Sumber: Asap mengepul dari ledakan di dekat Benteng Tiuna, zona militer saat pemadaman listrik total karena meningkatnya ketegangan antara pemerintahan Amerika Serikat dan Venezuela di Caracas, Venezuela, Sabtu (3/1/2026). ANTARA FOTO/REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria/agr)

Pantau - Korea Utara menyampaikan kecaman keras terhadap serangan militer terbaru Amerika Serikat ke Venezuela yang menyebabkan penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional.

Pernyataan itu disampaikan pada Minggu (4/1/2026) dan dilaporkan oleh kantor berita negara Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA).

Pyongyang menilai tindakan AS sebagai bentuk hegemoni yang tidak dapat diterima dan menyerukan perlawanan dari komunitas internasional.

Kecaman Terbuka dan Tuduhan Pelanggaran Piagam PBB

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyebut insiden ini sebagai contoh lain dari "sifat jahat dan biadab Amerika Serikat" yang telah berulang kali ditunjukkan di hadapan komunitas internasional.

"Insiden ini menjadi contoh lain dari sifat jahat dan biadab Amerika Serikat, sifat yang telah disaksikan oleh komunitas internasional berkali-kali selama bertahun-tahun," tegasnya.

Korea Utara menyebut serangan AS sebagai "pelanggaran mencolok" terhadap prinsip-prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional, khususnya prinsip penghormatan terhadap kedaulatan, larangan campur tangan dalam urusan internal negara lain, serta menjaga integritas wilayah.

Pyongyang juga mengekspresikan solidaritas terhadap Venezuela dan menyalahkan AS atas memburuknya situasi di negara tersebut akibat "tindakan paksaan" yang sudah berlangsung lama.

Peringatan Dampak Regional dan Desakan pada Komunitas Internasional

Korea Utara memperingatkan bahwa tindakan AS dapat memperburuk ketidakstabilan regional yang sudah rapuh dan membawa konsekuensi buruk terhadap hubungan internasional secara lebih luas.

Mereka mendesak komunitas internasional untuk menyuarakan protes dan menanggapi krisis di Venezuela dengan serius sebagai ancaman terhadap tatanan global.

Sebelumnya, pemerintah Venezuela mengumumkan bahwa AS telah melancarkan serangan terhadap instalasi sipil dan militer di beberapa negara bagian pada Sabtu (3/1/2026), dan langsung menetapkan status darurat nasional.

Presiden AS Donald Trump kemudian mengonfirmasi bahwa serangan tersebut berskala besar dan menyatakan Maduro beserta istrinya telah ditangkap dan dipindahkan ke pusat penahanan di New York.

Keduanya dituduh terlibat dalam perdagangan narkoba, namun Maduro membantah semua tuduhan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk berdialog.

Penulis :
Ahmad Yusuf