
Pantau - Senator Amerika Serikat Bernie Sanders mengecam keras tindakan Presiden Donald Trump yang memerintahkan operasi militer ke Venezuela hingga menyebabkan penangkapan Presiden Nicolás Maduro.
Melalui akun Instagram pribadinya, Sanders menyatakan, "Amerika Serikat tidak berhak mengatur Venezuela," ungkapnya menanggapi aksi militer AS yang terjadi pada Sabtu lalu.
Dalam pernyataannya, Sanders menegaskan bahwa Trump tidak memiliki hak konstitusional untuk menyeret Amerika Serikat ke dalam peperangan di Venezuela tanpa persetujuan Kongres.
Ia meminta Kongres segera mengesahkan resolusi kekuasaan perang "untuk mengakhiri operasi militer ilegal" tersebut dan menegaskan kembali peran lembaga legislatif dalam pengambilan keputusan perang.
Kritik terhadap Kebijakan Luar Negeri AS
Sanders menilai bahwa tindakan Trump melanggar hukum internasional dan dapat menjadi preseden buruk bagi pemimpin dunia lainnya.
Menurutnya, langkah ini bisa mendorong negara-negara kuat melakukan intervensi demi menguasai sumber daya alam atau mengganti pemerintahan yang tidak mereka sukai.
Ia menyebut pendekatan ini sebagai "logika mengerikan" yang serupa dengan justifikasi Presiden Rusia Vladimir Putin dalam invasi ke Ukraina.
Sanders juga menuding pemerintahan Trump berusaha menghidupkan kembali Doktrin Monroe, yang menyiratkan dominasi sepihak AS atas negara-negara di Amerika Latin.
Ia menegaskan bahwa serangan ini menunjukkan ambisi terang-terangan untuk menguasai cadangan minyak Venezuela yang merupakan terbesar di dunia.
"Ini adalah imperialisme terang-terangan," tegas Sanders, seraya mengingatkan bahwa kebijakan seperti ini pernah membawa bencana di masa lalu.
"Tindakan ini mengingatkan pada babak-babak paling gelap intervensi AS di Amerika Latin, yang telah meninggalkan warisan mengerikan," ujarnya.
Serangan Militer dan Penangkapan Maduro
Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan operasi militer besar-besaran di Venezuela.
Dalam operasi tersebut, Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, berhasil ditangkap dan diterbangkan ke luar negeri oleh pasukan AS.
Trump juga menyatakan bahwa Amerika Serikat akan "mengelola" Venezuela selama masa transisi pemerintahan dan memperbaiki infrastruktur minyak yang ia sebut sebagai "rusak."
Menanggapi hal ini, Sanders menilai Trump gagal menjalankan tugasnya sebagai pemimpin dan harus lebih fokus menyelesaikan krisis dalam negeri ketimbang melakukan intervensi militer di luar negeri.
Ia menutup pernyataannya dengan mengatakan bahwa tindakan AS ini “akan dan harus dikutuk oleh dunia demokrasi.”
- Penulis :
- Leon Weldrick








