
Pantau - Jepang memutuskan menunda peluncuran roket H3 yang semula dijadwalkan pada 1 Februari 2026 karena penyelidikan atas kegagalan peluncuran sebelumnya masih berlangsung.
Informasi tersebut disampaikan Badan Eksplorasi Kedirgantaraan Jepang atau Japan Aerospace Exploration Agency yang menyatakan belum menetapkan tanggal baru peluncuran roket H3 kesembilan.
Penundaan dilakukan menyusul kegagalan peluncuran roket H3 kedelapan pada 22 Desember 2025 yang tidak berhasil menempatkan satelit Michibiki No. 5 ke orbit yang direncanakan.
Kegagalan tersebut menyebabkan misi peluncuran roket H3 kedelapan dinyatakan gagal oleh JAXA.
"Kami telah mencurahkan seluruh sumber daya dan upaya untuk menyelidiki penyebab kegagalan peluncuran tersebut. Jadwal peluncuran baru akan diumumkan setelah dipastikan," ungkap JAXA.
Roket H3 kesembilan direncanakan membawa sebuah satelit sebagai bagian dari sistem geolokasi nasional Jepang yang menargetkan tujuh satelit orbiter.
Pemerintah Jepang menargetkan sistem tersebut mampu menyediakan layanan penentuan posisi secara mandiri tanpa bergantung pada satelit asing.
Hingga saat ini, lima satelit Jepang telah berada di orbit untuk mendukung pengembangan sistem geolokasi nasional tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








