Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Uni Afrika Tolak Pengakuan Sepihak Israel atas Somaliland dan Desak Segera Dicabut

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Uni Afrika Tolak Pengakuan Sepihak Israel atas Somaliland dan Desak Segera Dicabut
Foto: (Sumber: Ilustrasi bendera Somalia. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu).)

Pantau - Uni Afrika mengecam dan menolak pengakuan sepihak Israel terhadap yang disebut Republik Somaliland serta mendesak agar pengakuan tersebut segera dicabut.

Sikap Resmi Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika

Sikap tersebut disampaikan oleh Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika melalui sebuah komunike yang diterbitkan pada Selasa, 6 Januari 2026.

Komunike tersebut diterbitkan setelah pertemuan tingkat menteri Uni Afrika yang berfokus pada pemeliharaan kedaulatan, integritas teritorial, kesatuan, dan stabilitas Somalia.

Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika menegaskan tidak ada pihak yang memiliki wewenang untuk mengubah konfigurasi teritorial negara anggota Uni Afrika.

Uni Afrika menyatakan pengakuan sepihak Israel terhadap Somaliland tidak sah, batal, dan tidak memiliki kekuatan hukum menurut hukum internasional.

Blok Uni Afrika yang terdiri dari 55 negara menilai tindakan tersebut berpotensi mengancam perdamaian dan stabilitas di Afrika.

Ancaman terhadap stabilitas dinilai sangat berisiko, khususnya di kawasan Tanduk Afrika.

Tindakan pengakuan tersebut juga dianggap dapat menghambat inisiatif keamanan bersama yang tengah dibangun di kawasan Afrika.

Uni Afrika menilai langkah Israel menciptakan preseden yang tidak dapat diterima dan bertentangan dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan oleh organisasi tersebut.

Dorongan Dialog dan Reaksi Internasional

Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika mendorong dilanjutkannya dialog di Somalia sebagai satu-satunya jalan yang dapat diterima dan layak untuk mencapai solusi bersama.

Dialog tersebut ditujukan untuk mengatasi perbedaan antara pemerintah federal Somalia dan negara-negara bagian di dalam negeri tersebut.

Pada 26 Desember 2025, Israel menjadi negara pertama yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat.

Pengakuan Israel tersebut langsung memicu kecaman dari pemerintah Somalia.

Langkah tersebut juga menuai penolakan luas dari komunitas internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf