Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Klaim Eksekusi di Iran Telah Berhenti, Iran Serukan Diplomasi dan Peringatkan AS

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Klaim Eksekusi di Iran Telah Berhenti, Iran Serukan Diplomasi dan Peringatkan AS
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Orang-orang berkumpul di Lapangan Enghelab setelah seruan pemerintah untuk berunjuk rasa menentang protes baru-baru ini di seluruh negeri, meneriakkan slogan anti-AS dan anti-Israel, di Teheran, Iran, pada 12 Januari 2026. ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anadolu/pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pemerintah AS telah menerima informasi dari sumber-sumber penting yang menyebutkan bahwa pembunuhan dan eksekusi terhadap pengunjuk rasa di Iran telah berhenti.

" Kami telah menerima informasi dari sumber-sumber penting di sana, dan mereka mengatakan pembunuhan telah berhenti dan eksekusi tidak akan dilakukan. Saya berharap hal itu benar," ujar Trump dalam pernyataannya pada Rabu.

Ia menegaskan kembali klaim tersebut dengan menyatakan, "Pembunuhan telah berhenti. Eksekusi telah berhenti."

AS Masih Pantau Situasi, Iran Minta Tak Ulangi Kesalahan

Trump menolak menyebutkan siapa sumber dari informasi yang diterima oleh pemerintahannya.

Saat ditanya apakah opsi intervensi militer terhadap Iran sudah tidak menjadi pembahasan, Trump menjawab bahwa pihaknya akan terus memantau situasi.

" Kami akan memantau dan melihat proses apa yang sedang berlangsung. Namun, kami telah menerima pernyataan sangat baik dari orang-orang yang mengetahui apa yang sedang terjadi," ujarnya.

Di sisi lain, pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan kepada pemerintahan Trump untuk menempuh jalur diplomatik.

Dalam wawancara dengan Fox News, Araghchi memperingatkan agar Amerika Serikat tidak mengulangi langkah-langkah yang sama yang bisa memperburuk ketegangan.

" Saat ini, situasinya tenang. Kami sepenuhnya memegang kendali," kata Araghchi, menegaskan bahwa keadaan di Iran telah stabil.

Penulis :
Ahmad Yusuf