
Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang dalam bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi melalui pertemuan bilateral di Jakarta pada Rabu, 14 Januari 2026.
Pertemuan tersebut mempertemukan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dengan Charge d’Affaires Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Myochin Mitsuru.
" Indonesia adalah negara yang sangat berbeda. Dan kita memiliki ekonomi yang sangat besar, melalui kolaborasi dengan Jepang, kami melihat potensi besar untuk bekerja sama dalam bidang pendidikan tinggi, ekonomi, bisnis, dan teknologi, dan berharap dapat meningkatkan volume serta cakupan kerja sama ini," ujar Brian.
Fokus pada Mobilitas Mahasiswa, SDM, dan Riset Terapan
Fokus utama kolaborasi terletak pada bidang pendidikan, termasuk peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen, pengembangan program gelar bersama, serta skema pendidikan lintas negara.
Pemerintah Jepang menyatakan minat untuk meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di universitas-universitas Jepang sebagai bagian dari strategi penguatan talenta global.
Pengembangan sumber daya manusia (SDM) dibahas melalui dua jalur utama, yakni:
- Jalur tenaga terampil dan peneliti profesional
- Jalur mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di Jepang
Skema ini dirancang untuk menjawab kebutuhan industri terhadap talenta berkualitas sekaligus memperluas pengalaman akademik dan budaya generasi muda Indonesia.
Selain itu, kerja sama juga mencakup bidang riset dan sains terapan antar institusi dari kedua negara.
Kolaborasi riset tidak hanya ditargetkan untuk menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga diarahkan pada penciptaan inovasi yang bisa dihilirisasi dan dimanfaatkan oleh sektor industri.
Komitmen Tingkatkan Relevansi Pendidikan dan Dampak Ekonomi
Kedua belah pihak menegaskan komitmen untuk memperluas kerja sama pendidikan tinggi dan riset yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan industri.
Kolaborasi ini ditujukan untuk memberikan dampak nyata melalui:
- Penguatan kapasitas sumber daya manusia
- Inovasi yang aplikatif
- Hilirisasi hasil riset bernilai tambah
Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti pembahasan melalui koordinasi teknis dan pertemuan lanjutan dalam waktu dekat.
Kemdiktisaintek menyatakan bahwa kolaborasi ini selaras dengan arah kebijakan "Diktisaintek Berdampak", yaitu pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








