Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Umumkan Langkah Tegas terhadap “Ancaman Rusia” di Greenland, Denmark dan NATO Jadi Sorotan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Trump Umumkan Langkah Tegas terhadap “Ancaman Rusia” di Greenland, Denmark dan NATO Jadi Sorotan
Foto: Arsip Foto - Warga berbaris untuk melakukan protes di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kopenhagen, Denmark, Sabtu 29/3/2025 (sumber: Xinhua/Liu Zhichao)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Senin mengumumkan bahwa Washington akan mengambil langkah tegas untuk menghilangkan "ancaman Rusia" di Greenland.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut melalui platform media sosial Truth Social, menulis: "NATO telah memberi tahu Denmark selama 20 tahun bahwa ‘Anda harus menyingkirkan ancaman Rusia dari Greenland’. Sayangnya, Denmark tidak mampu berbuat apa pun terkait hal itu. Sekarang saatnya, dan itu akan dilakukan!!!", ungkapnya.

NATO dan Amerika Bahas Situasi Keamanan Arktik

Pada hari Minggu, 18 Januari, Trump melakukan percakapan telepon dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, untuk membahas situasi keamanan di Greenland dan kawasan Arktik.

Rutte menyampaikan bahwa ia dan Trump akan terus bekerja sama dalam isu keamanan tersebut.

"Saya menantikan untuk bertemu dengannya (Trump) di Davos akhir pekan ini," ujarnya menambahkan.

Greenland, wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark, telah menarik minat strategis dari Amerika Serikat karena lokasinya yang penting, sumber daya mineral yang melimpah, serta kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas Rusia dan China di wilayah tersebut.

Amerika Berlakukan Tarif, Eropa Kecam Kebijakan

Sebelumnya, pada hari Sabtu, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan memberlakukan tarif sebesar 10 persen terhadap barang-barang dari delapan negara Eropa mulai 1 Februari.

Negara-negara tersebut adalah Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia.

Trump juga menyatakan bahwa tarif tersebut akan dinaikkan menjadi 25 persen pada bulan Juni.

Washington menyebut bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas penolakan negara-negara Eropa terhadap upaya Amerika Serikat untuk memperkuat pengaruhnya atas Greenland.

Sebagai tanggapan, delapan negara Eropa mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Minggu yang mengecam ancaman dari Amerika Serikat dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap stabilitas dan keamanan kawasan Arktik.

Rusia Angkat Bicara soal Greenland

Pemerintah Rusia turut menanggapi situasi ini.

Kremlin menyatakan bahwa Greenland merupakan bagian sah dari Kerajaan Denmark.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut situasi terbaru sebagai sangat kontroversial dan menegaskan: "Kami berangkat dari pemahaman bahwa Greenland adalah wilayah Kerajaan Denmark," ia mengungkapkan.

Penulis :
Leon Weldrick