Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Indonesia Resmi Bergabung Board of Peace untuk Kawal Perdamaian Berkelanjutan di Gaza

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Indonesia Resmi Bergabung Board of Peace untuk Kawal Perdamaian Berkelanjutan di Gaza
Foto: (Sumber: Presiden RI Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin dunia yang menandatangani Board of Peace Charter dalam rangkaian World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet))

Pantau - Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace sebagai bagian dari inisiatif internasional untuk mendorong perdamaian berkelanjutan di Gaza.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterlibatan resmi Indonesia tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung stabilitas dan kemanusiaan global.

Teddy Indra Wijaya menjelaskan Board of Peace memiliki mandat utama mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, menjaga stabilitas keamanan, serta mengawal proses rekonstruksi Gaza pada masa transisi pascakonflik.

"Dalam mandat utamanya, Board of Peace bertugas mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, stabilisasi keamanan, serta proses rekonstruksi Gaza," ungkap Teddy.

Selain itu, Board of Peace juga diarahkan untuk memulihkan tata kelola sipil dan menjamin proses transisi menuju perdamaian jangka panjang di wilayah Gaza.

Board of Peace merupakan badan internasional yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Badan ini dibentuk untuk mengawasi administrasi, stabilisasi, dan rekonstruksi Gaza pada masa transisi pascakonflik.

Pembentukan Board of Peace menjadi bagian dari Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict atau peta jalan 20 poin untuk mengakhiri konflik Gaza.

Inisiatif tersebut telah memperoleh dukungan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 2803 tahun 2025.

Presiden RI Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin dunia yang menandatangani Board of Peace Charter.

Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis 22 Januari 2026.

Usai penandatanganan, Presiden Prabowo menilai kehadiran Board of Peace sebagai momentum penting bagi upaya perdamaian global.

"Saya kira ini kesempatan bersejarah, ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," ujar Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk berperan aktif dalam Board of Peace sebagai wujud komitmen kemanusiaan dan kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Board of Peace sebagai salah satu inisiatif perdamaian paling penting dan berpotensi bersejarah.

Menurut Donald Trump, Board of Peace dihimpun dari para pemimpin dunia yang memiliki pengaruh signifikan.

Para pemimpin dunia tersebut diharapkan mampu mendorong penyelesaian konflik dan menciptakan stabilitas global melalui Board of Peace.

Penulis :
Aditya Yohan