Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

KTT Laut Utara Sepakati Target 100 GW Energi Angin Lepas Pantai pada 2050, Dorong Kerja Sama Infrastruktur

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

KTT Laut Utara Sepakati Target 100 GW Energi Angin Lepas Pantai pada 2050, Dorong Kerja Sama Infrastruktur
Foto: (Sumber: Dokumentasi - Ladang angin lepas pantai Middelgrunden, di luar Kopenhagen, Denmark (27/11/2019). ANTARA/REUTERS/Andreas Mortensen/aa.)

Pantau - Negara-negara peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Laut Utara yang digelar di Hamburg, Jerman, sepakat mempercepat pengembangan energi angin dan koordinasi infrastruktur energi lepas pantai untuk memperkuat pasokan energi kawasan Eropa.

Pemerintah Belanda menyatakan bahwa menteri energi dari sembilan negara—Belgia, Denmark, Prancis, Jerman, Irlandia, Luksemburg, Belanda, Norwegia, dan Inggris—telah menandatangani deklarasi bersama dalam pertemuan tersebut.

Deklarasi tersebut berisi komitmen untuk secara kolektif mengembangkan kapasitas offshore wind energy hingga 100 gigawatt pada tahun 2050.

Fokus pada Percepatan dan Pengamanan Infrastruktur

Negara-negara tersebut juga sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam perencanaan infrastruktur energi lepas pantai, mempercepat proses pembangunan, dan menurunkan biaya pengembangan.

Langkah ini diambil untuk menjamin keberlanjutan dan ketahanan energi regional, sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil.

Selain itu, pada Juni 2024, pemerintah Belanda telah mengalokasikan lebih dari 41 juta euro (sekitar Rp815,4 miliar) guna melindungi infrastruktur dan meningkatkan keamanan di kawasan Laut Utara.

Dana tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut atas peluncuran Program Perlindungan Infrastruktur Laut Utara (PBNI) antar departemen yang dimulai tahun sebelumnya.

Program ini dibentuk sebagai respons terhadap kekhawatiran terhadap upaya sabotase terhadap infrastruktur lepas pantai yang vital, seperti pipa gas dan kabel data.

Penulis :
Aditya Yohan