
Pantau - Perusahaan private equity Sriwijaya Capital resmi mengumumkan investasi sebesar 20 juta dolar AS ke PT Sumber Energi Surya Nusantara (SESNA), perusahaan pengembang energi surya yang aktif membangun proyek PLTS di berbagai wilayah Indonesia.
Founder dan Chairman Sriwijaya Capital, Arsjad Rasjid, menyatakan: "Kami melihat peluang sangat besar untuk mendukung platform energi terbarukan yang berada digaris depan transisi energi Indonesia".
Investasi ini menjadi langkah awal Sriwijaya Capital dalam memasuki sektor energi terbarukan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam transisi energi nasional.
Sejalan dengan Target NZE 2060 dan Transisi Energi Nasional
Kemitraan antara Sriwijaya Capital dan SESNA hadir di tengah momentum transisi energi yang terus didorong oleh pemerintah Indonesia, termasuk komitmen mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.
Langkah ini dinilai strategis karena sejalan dengan upaya mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Dukungan modal dari Sriwijaya Capital menjadi fondasi penting dalam mempercepat ekspansi SESNA di sektor energi surya.
Chief Executive Officer SESNA, Rico Syah Alam, menyambut baik kemitraan ini.
"Investasi strategis dan dukungan dari Sriwijaya Capital akan mengakselerasi kemampuan kami mengeksekusi proyek-proyek energi terbarukan dalam skala besar", ujarnya.
SESNA Siap Bangun PLTS Terintegrasi BESS di Sulawesi Tengah
SESNA merupakan perusahaan energi terbarukan asal Indonesia yang telah fokus pada pengembangan PLTS sejak tahun 2013.
Perusahaan ini memiliki portofolio proyek ground-mounted, rooftop, dan sistem penyimpanan energi baterai atau Battery Energy Storage Solutions (BESS).
Hingga kini, SESNA telah mengoperasikan lebih dari 30 megawatt-peak (MWp) proyek surya dan memiliki pipeline proyek lebih dari 450 MWp.
Investasi dari Sriwijaya Capital akan difokuskan untuk mendukung pembangunan proyek PLTS berkapasitas 262 MWp yang terintegrasi dengan BESS 80 megawatt-hour (MWh) di Sulawesi Tengah.
SESNA juga aktif membangun proyek tenaga surya untuk sektor pertambangan, captive market, serta sektor komersial dan industri di Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan







