Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Wamen ESDM Pastikan Stok BBM dan Listrik di Jawa Tengah Aman Selama Mudik Lebaran 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wamen ESDM Pastikan Stok BBM dan Listrik di Jawa Tengah Aman Selama Mudik Lebaran 2026
Foto: (Sumber : Dokumentasi - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas (kanan) dalam kunjungan ke fasilitas energi di Rest Area 379 A, Jalan Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah, Rabu (18/3/2026). ANTARA/HO-BPH Migas..)

Pantau - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot memastikan ketersediaan energi di Jawa Tengah dalam kondisi aman selama arus mudik Idul Fitri 2026 dengan stok bahan bakar minyak dan listrik yang mencukupi.

Stok BBM dan Kelistrikan Terjaga

Yuliot menyampaikan cadangan BBM nasional saat ini berada di atas batas minimum dengan ketahanan mencapai sekitar 28 hari sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan selama mudik dan Lebaran.

Ia mengatakan, "Jadi BBM itu bukannya habis digunakan, tapi pada saat ada pengiriman kembali dari kilang, kemudian ada pengiriman dari impor, ya tentu kita menjaga ketahanan energi secara keseluruhan," ungkapnya.

Selain BBM, sistem kelistrikan di Jawa Tengah dinyatakan sangat andal dengan daya mampu mencapai sekitar 52 gigawatt dan beban puncak sekitar 35 gigawatt sehingga terdapat cadangan daya hingga 48 persen.

Penguatan Distribusi dan Kesiapan Infrastruktur

Peninjauan fasilitas energi dilakukan di Rest Area 379 A Jalan Tol Semarang Batang sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi lonjakan mobilitas.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyatakan penyiapan BBM dalam kondisi sangat cukup selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026 serta distribusi kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Ia menyampaikan, "Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu daerah tujuan utama mudik nasional. BPH Migas memastikan stok BBM mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang periode libur Hari Raya Idul Fitri," jelasnya.

Ketahanan stok BBM Pertamina MOR IV Semarang per 18 Maret 2026 tercatat sangat memadai dengan Pertamax sekitar 30,7 hari, Pertamina Dex 42,1 hari, dan Avtur 38,5 hari.

BPH Migas juga terus memperkuat sinergi dengan PT Pertamina Patra Niaga di titik strategis jalur mudik dan destinasi libur Lebaran.

Wahyudi menambahkan, "Kami memastikan semua sarana dan fasilitas dalam posisi siap. Insya Allah pelayanan BBM aman dan terkendali sehingga masyarakat bisa menikmati libur Hari Raya dengan nyaman," ujarnya.

Peninjauan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dari Kementerian ESDM, BPH Migas, Dewan Energi Nasional, Pertamina, dan PLN.

Penulis :
Ahmad Yusuf