
Pantau - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyatakan bahwa PBB melihat adanya kondisi yang memungkinkan untuk dimulainya perundingan serius antara Amerika Serikat dan Iran.
Guterres mendesak kedua negara untuk segera terlibat dalam dialog guna mencegah krisis yang lebih besar di kawasan.
"Kami melihat, dengan penuh prihatin, diskusi yang sedang berlangsung, dan kami percaya bahwa penting untuk menjalin dialog, yang memungkinkan tercapainya kesepakatan terkait, khususnya masalah nuklir, dan agar kita dapat menghindari krisis yang dapat memiliki konsekuensi menghancurkan di kawasan," ujarnya kepada wartawan.
Guterres: Iran Tidak Berminat Miliki Senjata Nuklir
Guterres juga menyampaikan bahwa berdasarkan semua komunikasi yang dimiliki PBB dengan pihak Iran, Teheran tidak menunjukkan niat untuk memiliki senjata nuklir.
"Jadi, jika memang demikian, semua kondisi sudah terpenuhi untuk berlangsungnya negosiasi yang serius," ia menegaskan.
Pernyataan Guterres muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.
Pada Rabu sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa "armada besar" sedang bergerak cepat menuju Iran dengan kekuatan penuh.
Trump memperingatkan bahwa jika tidak ada kesepakatan yang dicapai, maka serangan AS di masa depan terhadap Iran akan "jauh lebih buruk" dari sebelumnya.
Trump juga diketahui mendukung para pengunjuk rasa di Iran serta mengancam akan melakukan serangan terhadap negara tersebut.
Pemerintah Iran mengecam pernyataan Trump, menyebutnya sebagai bentuk ancaman terhadap kedaulatan nasional mereka.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







