
Pantau - Pemerintah China berharap gencatan senjata di Jalur Gaza dapat berjalan efektif termasuk dengan adanya rencana Indonesia mengirim sekitar 8.000 tentara TNI sebagai pasukan keamanan ke Palestina melalui International Stabilization Force.
Berita ini dimuat pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul 09.29 WIB dengan waktu baca 3 menit.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan "Kami berharap perjanjian gencatan senjata di Gaza dapat diimplementasikan secara efektif, gencatan senjata penuh dan langgeng dapat terwujud, krisis kemanusiaan dapat diatasi secara efektif, dan stabilitas regional dapat dipulihkan secepatnya," dalam konferensi pers di Beijing.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebelumnya menyampaikan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan pengiriman pasukan keamanan ke Gaza melalui International Stabilization Force.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut jumlah pasukan sekitar 8.000 tentara TNI.
Kemlu RI menegaskan keterlibatan Indonesia dalam ISF lebih berfokus pada aspek kemanusiaan dan tidak terlibat dalam pelucutan senjata.
Peran ISF dan Sikap China soal Solusi Dua Negara
ISF merupakan wujud resolusi Dewan Keamanan PBB pada 17 November 2025 yang diajukan Amerika Serikat dan memberi wewenang kepada negara anggota PBB serta Board of Peace untuk membentuk pasukan sementara di Gaza di bawah komando terpadu.
Resolusi tersebut mengatur Israel akan menarik pasukannya setelah ISF mengambil kendali penuh terhadap Gaza.
Kesepakatan gencatan senjata telah berlangsung sejak 10 Oktober 2025 antara Israel dan Hamas meski masih kerap dilanggar.
Lin Jian menyatakan bahwa solusi dua negara merupakan jalan keluar mendasar dari masalah Palestina.
Ia menambahkan "China menentang pembangunan pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki. China menentang setiap upaya untuk mencaplok atau melanggar wilayah Palestina dan mengganggu landasan politik solusi dua negara," tambah Lin Jian.
Lin Jian juga menegaskan "Pihak-pihak terkait perlu menghentikan setiap tindakan yang dapat memperburuk atau meningkatkan ketegangan," tegas Lin Jian.
Berdasarkan resolusi DK PBB, ISF bertugas membantu mengamankan wilayah perbatasan, menstabilkan lingkungan keamanan di Gaza termasuk memastikan proses demiliterisasi, melindungi warga sipil, serta berkoordinasi untuk mengamankan koridor kemanusiaan.
ISF beroperasi di bawah panduan strategis Board of Peace dan didanai melalui kontribusi sukarela donor serta sumber pendanaan Board of Peace dan pemerintah.
Indonesia menjadi negara penandatangan Piagam Dewan Perdamaian sebagai landasan berdirinya Board of Peace pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss.
Negara-negara yang tergabung dalam Board of Peace meliputi Argentina, Armenia, Azerbaijan, Albania, Bahrain, Belarus, Bulgaria, Kamboja, El Salvador, Mesir, Hungaria, Indonesia, Israel, Yordania, Kazakhstan, Kosovo, Kuwait, Mongolia, Maroko, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Türkiye, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, dan Vietnam serta dipimpin oleh Amerika Serikat.
Sejumlah negara besar Eropa seperti Prancis, Jerman, dan Inggris tidak tergabung, demikian pula anggota tetap Dewan Keamanan PBB lainnya yaitu China dan Rusia.
Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace menurut Kemlu berlandaskan komitmen mendukung perdamaian bagi Palestina sesuai Solusi Dua Negara.
Sejak Oktober 2023, perang di Gaza telah menewaskan lebih dari 71.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 171.000 lainnya.
Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 464 warga Palestina tewas dan hampir 1.280 lainnya terluka akibat serangan Israel sejak gencatan senjata diberlakukan.
Berita terkait sebelumnya berjudul 2.842 warga Jalur Gaza menghilang tanpa jejak akibat serangan Israel serta PBB siap akomodasi lebih banyak orang masuk ke Gaza.
- Penulis :
- Aditya Yohan








