Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

China Gagal Uji Perdana Roket Tianlong-3 yang Digadang Jadi Pesaing Falcon 9

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

China Gagal Uji Perdana Roket Tianlong-3 yang Digadang Jadi Pesaing Falcon 9
Foto: Arsip foto - Foto drone udara ini menunjukkan uji sistem propulsi tahap pertama untuk roket pembawa cair Tianlong-3 yang dilakukan di landasan peluncuran lepas pantai di Pelabuhan Dirgantara Haiyang Oriental di Provinsi Shandong, China, Senin 15/9/2025 (sumber: Xinhua)

Pantau - China dilaporkan gagal dalam peluncuran perdana roket Tianlong-3 yang selama ini disebut sebagai pesaing Falcon 9 milik SpaceX pada Jumat, 3 April 2026.

Peluncuran dilakukan dari Kosmodrom Jiuquan pada pukul 12.17 waktu setempat atau 11.17 WIB.

Roket sempat berhasil lepas landas namun mengalami masalah teknis saat berada di tengah penerbangan.

Akibat gangguan tersebut, misi peluncuran akhirnya dinyatakan gagal.

Kronologi dan Spesifikasi Roket

Tianlong-3 merupakan roket angkut berat berbahan bakar cair pertama China yang dikembangkan oleh perusahaan swasta Space Pioneer.

Roket ini dirancang memiliki kemampuan membawa muatan lebih dari 20 ton ke orbit rendah Bumi.

Kinerjanya disebut sebanding dengan Falcon 9 milik SpaceX.

Tianlong-3 dirancang mampu mengangkut hingga 36 satelit dalam satu kali peluncuran.

Roket ini memiliki dua tahap dengan panjang sekitar 71 meter dan diameter sekitar 3,8 meter.

Berat total saat lepas landas mencapai sekitar 590 ton.

Kapasitas angkutnya berkisar antara 17 hingga 22 ton ke orbit rendah Bumi.

Untuk orbit sinkron Matahari, roket ini mampu membawa muatan sekitar 10 hingga 17 ton.

Tahap pertama roket dilengkapi sembilan mesin berbahan bakar cair Tianhuo-12.

Tahap pertama tersebut dirancang dapat digunakan kembali hingga 10 kali.

Persaingan Teknologi Roket Global

Falcon 9 milik Elon Musk saat ini merupakan roket reusable yang paling sering digunakan di dunia.

Perusahaan Amerika Serikat Blue Origin juga telah berhasil mengembangkan teknologi pemulihan tahap pertama roket.

Sejumlah perusahaan China lainnya juga telah melakukan uji coba teknologi pendaratan tahap pertama roket.

Penulis :
Arian Mesa