Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Kanada Tegaskan Tak Akan Pulihkan Hubungan Diplomatik dengan Iran Tanpa Perubahan Rezim

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kanada Tegaskan Tak Akan Pulihkan Hubungan Diplomatik dengan Iran Tanpa Perubahan Rezim
Foto: (Sumber: Perdana Menteri Kanada Mark Carney. ANTARA/Xinhua/Mick Gzowski/aa.)

Pantau - Pemerintah Kanada menegaskan tidak akan membuka kembali hubungan diplomatik dengan Iran tanpa adanya perubahan rezim di Teheran di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menyatakan Ottawa tidak akan memulihkan hubungan dengan Iran kecuali terjadi perubahan mendasar dalam pemerintahan negara tersebut.

Ia mengatakan, “Rezim Iran yang represif harus mengurangi pelanggaran hak asasi manusia yang konsisten dan ilegal, termasuk dengan menghormati hukum internasional dan hukum humaniter internasional,” katanya kepada surat kabar Globe and Mail dalam sebuah wawancara pada Sabtu di Jerman, tempat ia menghadiri Konferensi Keamanan Munich.

Anand juga mengumumkan sanksi tambahan terhadap tujuh orang yang terkait dengan badan-badan negara Iran.

Ia menyebut ketujuh individu tersebut bertanggung jawab atas intimidasi, kekerasan, dan penindasan transnasional yang menargetkan para pembangkang dan pembela hak asasi manusia Iran.

Kanada memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada 2012 di bawah pemerintahan Perdana Menteri Stephen Harper dengan alasan pelanggaran hak asasi manusia.

Sejak saat itu, Ottawa mempertahankan sanksi serta pembatasan perdagangan terhadap Teheran.

Kanada juga menempuh jalur hukum internasional terkait insiden jatuhnya pesawat penumpang yang membawa warga negaranya.

Anand menyatakan fokus regional Kanada adalah mengatasi penindasan hak asasi manusia.

Ia menolak memberikan pernyataan mengenai kemungkinan dukungan terhadap serangan militer Amerika Serikat.

Amerika Serikat diketahui telah memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah dengan mengerahkan kapal induk kedua. 

Penulis :
Gerry Eka