Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Ketegangan Memuncak, Afghanistan Ancam Balas Serangan Udara Pakistan di Wilayah Perbatasan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Ketegangan Memuncak, Afghanistan Ancam Balas Serangan Udara Pakistan di Wilayah Perbatasan
Foto: Ilustrasi - Warga yang datang dari Afghanistan dengan barang-barang mereka melintasi pagar di titik persimpangan Gerbang Persahabatan di kota perbatasan Chaman, Pakistan-Afghanistan, Pakistan, Rabu 18/8/2021 (sumber: REUTERS/Abdul Khaliq Achakzai)

Pantau - Afghanistan mengancam akan membalas serangan udara Pakistan di wilayahnya menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di perbatasan kedua negara pada Ahad.

Kementerian Pertahanan Afghanistan menyatakan akan memberikan “respons yang tepat dan terukur” pada “waktu yang tepat” atas serangan tersebut melalui pernyataan di platform X.

Pemerintah Afghanistan menegaskan sikap tegasnya terhadap tindakan militer Pakistan yang dinilai telah melanggar kedaulatan nasional.

Kementerian tersebut mengecam keras serangan itu dan menyebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Afghanistan serta hukum internasional.

Serangan itu juga dinilai melanggar prinsip bertetangga yang baik dan nilai-nilai Islam.

Afghanistan menuduh militer Pakistan menyasar pusat-pusat sipil dan keagamaan di wilayah timur dan tenggaranya.

Menurut pernyataan resmi, tindakan tersebut mencerminkan kelemahan intelijen dan keamanan militer Pakistan.

Kementerian Pertahanan Afghanistan menegaskan bahwa “Tindakan agresi berulang seperti itu tidak akan pernah dapat menutupi kelemahan internal mereka,” ungkapnya.

Pakistan Klaim Serangan Balasan Berbasis Intelijen

Media Afghanistan dan Kementerian Informasi Pakistan melaporkan bahwa pasukan Pakistan melancarkan serangan udara di sejumlah wilayah Afghanistan bagian timur dan tenggara pada Ahad dini hari.

Dalam unggahan di X, Kementerian Informasi dan Penyiaran Pakistan menyatakan bahwa militernya melakukan serangan balasan berbasis intelijen.

Serangan tersebut disebut menargetkan tujuh kamp dan tempat persembunyian kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan TTP.

Kelompok itu juga disebut sebagai Fitna al Khwarij FAK beserta afiliasinya dan Islamic State Khorasan Province ISKP di kawasan perbatasan.

Menurut pemerintah Pakistan di Islamabad, operasi tersebut dilakukan setelah terjadi pemboman bunuh diri baru-baru ini di Pakistan yang menewaskan sejumlah korban.

Pemerintah Pakistan menyatakan “Pakistan mengharapkan dan menegaskan kembali agar Pemerintah Sementara Afghanistan memenuhi kewajibannya dan tidak mengizinkan wilayahnya digunakan oleh Khwarij dan teroris untuk melawan Pakistan, karena keselamatan dan keamanan rakyat Pakistan adalah yang utama”.

Ancaman Balasan dan Eskalasi Keamanan

Sebelumnya, Pakistan bersumpah akan membalas tewasnya dua personel keamanannya pada Sabtu di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Pakistan juga memperingatkan tidak akan membiarkan serangan apa pun dari wilayah Afghanistan tanpa memberikan respons.

Situasi tersebut menambah eskalasi ketegangan di kawasan perbatasan yang selama ini rawan konflik dan aktivitas kelompok bersenjata lintas negara.

Penulis :
Shila Glorya