Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Pemerintah Rusia Mendeportasi 72 Ribu Warga Asing Ilegal Sepanjang 2025

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemerintah Rusia Mendeportasi 72 Ribu Warga Asing Ilegal Sepanjang 2025
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Pemandangan dari kejauhan Istana Kepresidenan Kremlin di Moskow, Rusia. ANTARA/Xinhua/pri.)

Pantau - Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin mengatakan pemerintah telah mendeportasi 72 ribu warga negara asing yang tinggal secara ilegal di Rusia sepanjang 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan Mishustin di Moskow saat memaparkan laporan tahunan pemerintah di hadapan Duma, majelis rendah parlemen Rusia, sebagaimana dilaporkan wartawan pada Kamis 26 Februari 2026 pukul 02.15 WIB dalam kanal Dunia Internasional.

Mishustin menyatakan "Daftar orang yang diawasi akhirnya telah diluncurkan. Ini merupakan aspek penting dari pekerjaan kami. Mereka adalah individu yang tinggal secara ilegal di Rusia, yang jumlahnya sekitar 840 ribu orang per 6 Februari, berdasarkan data terverifikasi kami. Pada 2025, sebagai hasil dari langkah-langkah baru ini, 72 ribu orang telah dideportasi," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa peluncuran daftar pengawasan tersebut menjadi bagian dari langkah baru pemerintah dalam menangani keberadaan warga asing ilegal.

Berdasarkan data terverifikasi pemerintah Rusia, jumlah warga asing yang tinggal secara ilegal tercatat sekitar 840 ribu orang per 6 Februari 2025.

Dalam laporan tahunannya, Mishustin juga membahas berbagai isu penting nasional di luar persoalan imigrasi.

Isu yang dipaparkan meliputi upaya menekan inflasi, pembangunan perumahan terjangkau, kenaikan upah minimum, pemberian tunjangan dan subsidi, penurunan pajak, serta target pemerintah untuk 2026.

Penulis :
Aditya Yohan