
Pantau - Pemerintah Inggris menyatakan kesiapan untuk bergabung dengan Uni Eropa dalam memberlakukan larangan layanan pengiriman minyak Rusia melalui jalur laut meski tanpa dukungan Amerika Serikat.
Menteri Perdagangan Inggris Chris Bryant menegaskan sikap tersebut saat menanggapi pertanyaan mengenai kesiapan Inggris dan Uni Eropa menerapkan larangan tanpa dukungan AS.
"Itu benar. Itu tepat," kata Bryant sebagaimana dilaporkan RIA Novosti pada Jumat (27/2).
Wakil Direktur Sanksi untuk Rusia dan Belarus di Kementerian Luar Negeri Inggris Esther Blythe menyatakan Inggris akan mendukung larangan penuh terhadap layanan pengiriman maritim bagi minyak Rusia.
"Kami terus mendiskusikan hal itu dengan pihak Eropa," ujar Blythe seperti dikutip surat kabar Politico.
Sementara itu Reuters melaporkan dengan mengutip Utusan Sanksi Uni Eropa David O’Sullivan bahwa Uni Eropa belum siap memberlakukan larangan layanan maritim untuk pengangkutan minyak mentah Rusia secara mandiri.
Uni Eropa disebut masih mencari dukungan dari seluruh negara anggota G7 terkait rencana larangan tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







