
Pantau - Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan bahwa "kemajuan yang baik" telah dicapai dalam putaran ketiga pembicaraan nuklir tidak langsung antara Teheran dan Washington yang berlangsung di Jenewa, Swiss.
Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Iran IRIB TV setelah negosiasi antara delegasi Iran dan Amerika Serikat digelar di kota tersebut.
Ia mengatakan, "Hari ini merupakan salah satu putaran negosiasi kami yang paling serius dan terlama. Kami mengadakan perundingan tak langsung selama hampir empat jam di pagi hari dan lebih dari dua jam di malam hari," ungkapnya.
Perundingan tersebut terutama dimediasi oleh Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr bin Hamad bin Hamood Albusaidi.
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi turut berkontribusi di beberapa bidang dalam perundingan tersebut.
Araghchi menyampaikan bahwa keterlibatan teknis Grossi dinilai bermanfaat dalam proses negosiasi yang tengah berlangsung.
Araghchi berkata, "Saya dapat mengatakan bahwa kami mencapai kemajuan yang baik dalam perundingan intensif kami. Kami membahas unsur-unsur kesepakatan secara sangat serius di bidang nuklir dan pencabutan sanksi."
Ia menambahkan bahwa meskipun masih terdapat perbedaan pada beberapa isu, kedua belah pihak telah mencapai kesepahaman mendalam pada isu lainnya.
Menurut dia, kedua delegasi juga menunjukkan keseriusan lebih besar dalam mencari solusi melalui jalur negosiasi.
Kedua belah pihak sepakat memulai tinjauan teknis di Wina, Austria, pada Senin 2 Maret pekan berikutnya.
Delegasi Iran dan Amerika Serikat juga akan segera mengadakan perundingan putaran keempat yang kemungkinan berlangsung dalam waktu kurang dari satu pekan.
Putaran negosiasi terbaru berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat akibat peningkatan kekuatan militer AS di kawasan Asia Barat.
Sebelumnya, putaran pertama dan kedua telah digelar bulan ini di Muscat, ibu kota Oman, serta di Jenewa, Swiss.
- Penulis :
- Aditya Yohan







